FOTO: Senyuman Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi Saat Penuhi Panggilan KPK Sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi SYL

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi memenuhi panggilan ketiga KPK.

Helmi Fithriansyah
Oleh Helmi Fithriansyah - Reporter
FOTO: Senyuman Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi Saat Penuhi Panggilan KPK Sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi SYL
FOTO: Senyuman Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi Saat Penuhi Panggilan KPK Sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi SYL (Merdeka.com)

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi yang melibatkan mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian dengan tersangka mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL). 
(Foto: Liputan6.com/Herman Zakharia)

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Arief Prasetyo Adi memenuhi panggilan ketiga KPK sebagai saksi. (Foto: Liputan6.com/Herman Zakharia)

Pemeriksaan terkait kasus dugaan korupsi yang melibatkan tersangka mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. (Foto: Liputan6.com/Herman Zakharia)

Pemeriksaan terkait kasus dugaan korupsi yang melibatkan tersangka mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. (Foto: Liputan6.com/Herman Zakharia)
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Arief Prasetyo Adi menyebut ada sekitar 10 pertanyaan soal kaitan antara Bapanas dan Kementerian Pertanian yang ditanyakan penyidik KPK. (Foto: Liputan6.com/Herman Zakharia)

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Setelah menjalani pemeriksaan, Arief menyatakan bahwa tidak ada setoran uang dari Bapanas ke SYL. 
(Foto: Liputan6.com/Herman Zakharia)

Ia menjelaskan bahwa Bapanas dahulunya merupakan bagian dari Kementerian Pertanian, tetapi saat ini telah menjadi lembaga terpisah. 
(Foto: Liputan6.com/Herman Zakharia)

Ia menjelaskan bahwa Bapanas dahulunya merupakan bagian dari Kementerian Pertanian, tetapi saat ini telah menjadi lembaga terpisah. <br>(Foto: Liputan6.com/Herman Zakharia)<br>
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kerja sama antara Bapanas dan Kementan hanya terjadi saat penghitungan data komoditas.

Arief juga menjelaskan bahwa ketidakhadirannya pada pemanggilan pertama oleh KPK disebabkan oleh kesalahan alamat surat pemanggilan.

Rekomendasi