FOTO: Momen Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah Sembunyikan Wajah di Balik Masker Saat Terjaring OTT KPK

KPK menetapkan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah sebagai tersangka kasus dugaan korupsi, yaitu pemerasan dan gratifikasi di lingkungan Pemprov Bengkulu.

Helmi Fithriansyah
Oleh Helmi Fithriansyah - Reporter
FOTO: Momen Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah Sembunyikan Wajah di Balik Masker Saat Terjaring OTT KPK
Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah (kiri mengenakan masker) saat tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Minggu (24/11/2024). (Liputan6.com/Angga Yuniar) (© 2024 Liputan6.com)
Terjaring OTT, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah Tiba di Gedung KPK
Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah (kiri mengenakan masker) saat tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Minggu (24/11/2024). (Liputan6.com/Angga Yuniar) © 2024 Liputan6.com

Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, pada Minggu (24/11/2024). Rohidin terlihat memakai topi dan menyembunyikan wajahnya di balik masker saat digelandang ke markas antirasuah.

Terjaring OTT, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah Tiba di Gedung KPK
Rohidin Mersyah tiba sekitar pukul 14.30 WIB setelah terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada Sabtu (23/11/2024). (Liputan6.com/Angga Yuniar) © 2024 Liputan6.com

Rohidin Mersyah tiba di Gedung KPK sekitar pukul 14.30 WIB setelah ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh KPK pada hari Sabtu, 23 November 2024.

Terjaring OTT, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah Tiba di Gedung KPK
Setibanya di gedung KPK Jakarta, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah memilih bungkam. (Liputan6.com/Angga Yuniar) © 2024 Liputan6.com

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwarta mengulas penetapan tersangka terhadap Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah (RM). Dalam konstruksi perkara, dia melakukan upaya pemerasan dan gratifikasi lantaran butuh dana untuk Pilkada Bengkulu 2024.

Terjaring OTT, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah Tiba di Gedung KPK
Dengan pengawalan petugas kepolisian dan KPK, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah langsung dibawa ke lantai untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (Liputan6.com/Angga Yuniar) © 2024 Liputan6.com

“Diduga bahwa pada Juli 2024, saudara RM menyampaikan bahwa yang bersangkutan membutuhkan dukungan berupa dana dan penanggung jawab wilayah dalam rangka pemilihan Gubernur Bengkulu pada Pilkada Serentak bulan November 2024,” tutur Alex di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (24/11/2024).

Hasil Quick Count Pilkada Bengkulu Terbaru 2024, Calon Petahana sekaligus Tersangka KPK Rohidin Mersyah Kalah
Paslon Helmi-Mian, Sumber: demokrat.or.id © 2024 Liputan6.com

Menurutnya, pada sekitar bulan September–Oktober 2024, tersangka Isnan Fajri (IF) selaku Sekda Pemprov Bengkulu mengumpulkan seluruh ketua OPD dan Kepala Biro di lingkup Pemda Provinsi Bengkulu, dengan arahan untuk mendukung program Rohidin Mersyah yang mencalonkan diri kembali sebagai kandidat Gubernur Bengkulu.

Terjaring OTT, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah Tiba di Gedung KPK
Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika mengatakan dalam operasi senyap di Provinsi Bengkulu, KPK menangkap tujuh orang yang diduga terkait pengutan untuk Pilkada 2024. (Liputan6.com/Angga Yuniar) © 2024 Liputan6.com

“Saudara SF kemudian menyerahkan uang sejumlah Rp200 juta kepada RM melalui saudara EV (tersangka Evriansyah selaku ajudan gubenur), dengan maksud agar saudara SF (Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu) tidak dinonjobkan sebagai Kepala Dinas. Saudara TS mengumpulkan uang sejumlah Rp500 juta yang berasal dari potongan anggaran ATK, potongan SPPD, dan potongan tunjangan pegawai,” jelas dia.

Terjaring OTT, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah Tiba di Gedung KPK
Dalam operasi ini, KPK juga menyita barang bukti berupa uang yang nominalnya hingga kini masih belum diketahui secara pasti. (Liputan6.com/Angga Yuniar) © 2024 Liputan6.com

Menurut Alex, Rohidin Mersyah melakukan upaya pemerasan berikut ancaman terhadap bawahannya di Pemprov Bengkulu, agar mencari dana untuk Pilkada Bengkulu 2024.

Terjaring OTT, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah Tiba di Gedung KPK
Diketahui, Rohidin Mersyah bersama Meriani maju mencalonkan diri sebagai calon gubernur dan calon wakil gubernur Bengkulu periode 2024-2029 pada Pilkada Serentak 2024. (Liputan6.com/Angga Yuniar) © 2024 Liputan6.com

“Terkait hal tersebut, saudara RM pernah mengingatkan saudara TS, apabila saudara RM tidak terpilih lagi menjadi Gubernur, maka saudara TS akan diganti,” ungkapnya.

Selanjutnya, SD selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengumpulkan uang sejumlah Rp2,9 miliar, dan juga diminta Rohidin Mersyah untuk mencairkan honor Pegawai Tidak Tetap (PTT) dan Guru Tidak Tetap (GTT) se- provinsi Bengkulu sebelum tanggal 27 November 2024, dengan jumlah honor Rp1 juta per orang.

Gubernur Bengkulu jadi tersangka kasus korupsi
Gubernur Bengkulu jadi tersangka kasus korupsi. ©Liputan6.com/Angga Yuniar

“Pada Oktober 2024, FEP (Kepala Biro Pemerintahan dan Kesra) menyerahkan setoran donasi dari masing-masing satker di dalam tim pemenangan Kota Bengkulu kepada RM melalui EV sejumlah Rp1.405.750.000,” Alex menandaskan.

Rekomendasi