FOTO: Kreativitas Petugas UPS Menyulap Limbah Korek Api Gas Menjadi Mainan 'Hot Wheels', Hasilnya Keren-Keren

Tangan dingin Bang Timan dapat menyulap limbah korek api jadi mainan "Hot Wheels".

Johan Oktavianus
Oleh Johan Oktavianus - Reporter
FOTO: Kreativitas Petugas UPS  Menyulap Limbah Korek Api Gas Menjadi Mainan 'Hot Wheels', Hasilnya Keren-Keren
FOTO: Kreativitas Petugas UPS Menyulap Limbah Korek Api Gas Menjadi Mainan 'Hot Wheels', Hasilnya Keren-Keren (Merdeka.com)

Lewat tangan kreatifnya, Bang Timan menyulap limbah korek api yang tidak berguna menjadi miniatur kendaraan layaknya mainan "Hot Wheels".

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Bang Timan diketahui seorang petugas UPS Badan Air DLH Prov DKI Jakarta. Ia memiliki keahlian membuat miniatur kendaraan yang terbuat dari limbah korek gas.

Bang Timan dikenal dengan kemampuannya mengubah limbah korek gas untuk dijadikan kerajinan tangan yang menarik.

Dengan tangan dinginnya, Bang Timan menyulap limbah korek api yang tidak berguna menjadi miniatur kendaraan layaknya mainan kendaraan anak-anak yaitu "Hot Wheels".
Dok. Istimewa
Beberapa hasil karyanya berhasil mengubah limbah korek api menjadi miniatur kendaraan motor unik dan keren. 

Para petugas lainnya pun spontan memberi julukan untuk hasil karyanya yaitu "UPS BA Wheels".
Dok. Istimewa
Sampah korek gas yang menjadi bahan dasar kreativitasnya ia dapatkan dari hasil penanganan sampah di sungai.
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sampah korek gas itu lalu dikumpulkan dan diolah menjadi miniatur berbentuk kendaraan seperti : motor, mobil, excavator, truk sampah, dan skuter.

Ide dan keahliannya ia dapat sendiri melalui media sosial.
Dok. Istimewa
Dengan banyaknya sampah yang ada di sungai menjadi sebuah inspirasi untuk Bang Timan mengolah sampah tersebut.

Korek gas yang ia dapatkan langsung dicuci dengan air dan disekat hingga bersih sebelum menyulapnya jadi mainan.
Dok. Istimewa
Sampah merupakan tanggung jawab bersama, akan lebih bijak dan bermanfaat jika sampah - sampah tersebut diolah dan tidak langsung dibuang.
Dok. Istimewa

Apalagi sampah berbahan plastik yang membutuhkan waktu bertahun - tahun agar dapat terurai.

Untuk membuat scooter Bang Timan mengaku membutuhkan waktu paling cepat selama tiga hari.

Sementara pembuatan yang lainnya paling lama sekitar satu minggu.
Dok. Istimewa
"Untuk paling cepatnya 3 hari untuk pembuatan Scooter, kalau yang lain paling lama semingguan," 
ujar Bang Timan.
Dok. Istimewa
Bang Timan saat menunjukkan keahliannya membuat miniatur kendaraan yang terbuat dari limbah korek api.
Dok. Istimewa
Rekomendasi