Foto: Cantik Sebelum Nikah, Kini Tewas Tragis Dipenuhi Ribuan Kutu Usai Disekap Suami

Entah apa yang ada di dalam pikiran sang suami, hingga tega menyekap CN selama satu tahun.

Budi Yansah
Oleh Budi Yansah - Reporter
Foto: Cantik Sebelum Nikah, Kini Tewas Tragis Dipenuhi Ribuan Kutu Usai Disekap Suami
istri tewas disekap suami di palembang (istimewa)

Wanita mana yang tak berbahagia saat melangsungkan pernikahan Bersama pasangan yang dicintainya.Termasuk yang dialami CN (26). Dia menikahi seorang pria yang diidamkannya, WS (25) pada September 2020 lalu.Namun rupanya, pernikahan tersebut berujung petaka bagi CN.

Entah apa yang ada di dalam pikiran sang suami, hingga tega menyekap CN selama satu tahun. Wajah CN yang awalnya penuh kebahagiaan di awal pernikahan. Justru berujung mengalami penderitaan tragis. Hingga akhirnya menghembuskan napas terakhir.

Kasus ini bermula setelah kakak korban, PR, dihubungi WS untuk datang ke rumah dengan alasan darurat pada Selasa (21/1) malam. 

Setiba di rumah korban di Kertapati Palembang, PR kaget karena warga berkerumun. PR makin panik lantaran warga menyebut adiknya terbaring di kamar rumah dengan kondisi mengenaskan, seperti mayat hidup dan berbau menyengat. PR tak sanggup menahan sedih melihat tubuh korban tinggal tulang, rambut gimbal, dan dipenuhi banyak kutu.

istri tewas disekap suami di palembang
istri tewas disekap suami di palembang istimewa

Alhasil, korban segera dievakuasi ke rumah sakit. Kondisinya terus memburuk dan akhirnya meninggal dunia pada Kamis (23/1). PR menduga adik kandungnya tersebut disekap dan sengaja ditelantarkan suaminya. Hal itu berdasarkan dengan kondisi korban dan keterangan tetangga.

"Adik saya ditelantarkan, disekap, tidak diberi makan dan minum, dibiarkan begitu. Kami tahu setelah dia sudah kritis dan meninggal dunia di rumah sakit," ungkap PR, Senin (27/1).

Dia berharap polisi segera mengamankan pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia tak rela adiknya diperlakukan tak manusiawi dan menderita cukup lama tanpa diketahui keluarga.

istri tewas disekap suami di palembang
istri tewas disekap suami di palembang istimewa

Kapolsek Kertapati Palembang Iptu Angga Kurniawan menyebut pelaku sudah diamankan dan diserahkan ke Satreskrim Polrestabes Palembang. Penyidik juga telah melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi.

"Perkara ini sedang ditangani penyidik Satreskrim Polrestabes Palembang," singkat Angga.

Hasil perniakahannya, CN dan WS memiliki seorang anak berusia tiga tahun, AL. Dia sudah dibawa keluarga korban sejak kasus ini terungkap.Kakak korban, PR (32), mengatakan, saat pertama kali dibawa, AL ketakutan dan nampak trauma. 

Dia tak mau keluar rumah kontrakan yang mereka huni selama ini."Tidak mau dibawa, dia ketakutan sama orang-orang," ungkap PR, Selasa (28/1).

istri tewas disekap suami di palembang
istri tewas disekap suami di palembang istimewa

Saat ditemukan, kondisi AL sangat memprihatinkan. Rambut hingga bulu matanya dipenuhi kutu, sama persis yang terjadi pada ibunya atau korban.

"Tak sanggup melihatnya, naudzubillah, kutu di rambut dan matanya banyak sekali, wajar tidak terawat selama setahun," kata PR.

Saat masih berada di dalam rumah, AL hanya mengucapkan dua kata, yakni abi dan hantu. Sebutan abi sebagai panggilan kepada ayahnya WS dan hantu sapaan bagi ibunya atau korban CN.

PR menduga sebutan hantu itu sengaja didoktrin WS kepada anaknya sehingga panggilan ke korban bukan ibu melainkan hantu. Sikap WS sebagai bentuk kebenciannya terhadap korban.

"Keponakan saya saat itu cuma bilang hantu dan abi, cuma dua kata itu saja yang diucapkan," kata PR.

keluarga istri yang diterlantarkan suami
keluarga istri yang diterlantarkan suami merdeka.com

PR menyebut anaknya sempat dibawa ayahnya dan dititipkan ke keluarganya. Namun keluarga korban memutuskan menjemput demi keselamatan dan masa depan AL.Selama di rumah keluarga neneknya, AL masih sering diam.

Dia sulit diajak oleh sepupu atau anak-anak sebayanya di sekitar rumah untuk bermain.

"Kelihatan masih syok, jarang ngomong, diajak main juga susah. Mudah-mudahan lambat laun bisa normal," kata PR.

"Kami harap WS ditangkap, perbuatannya begitu keji," sambung PR.

Hingga kini pelaku masih berkeliaran. Sebab, polisi mengaku belum memiliki cukup bukti untuk menangkap suami korban.

Rekomendasi