Pemerintah Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, menyatakan dukungan penuh untuk memajukan pencak silat. Dukungan ini bertujuan agar pencak silat menjadi warisan budaya yang lestari sekaligus cabang olahraga berprestasi. Pelantikan Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Bengkayang masa bakti 2025–2029 menjadi momentum penting.
Acara pelantikan tersebut berlangsung pada Minggu, 19 Oktober, di Aula Rangkaya, Kantor Bupati Bengkayang. Ini menandai dimulainya era baru bagi pengembangan pencak silat di wilayah tersebut. Komitmen ini diharapkan dapat mendorong kemajuan signifikan.
Ketua Umum Pengprov IPSI Kalimantan Barat, Alexander Wilyo, hadir dan menegaskan pentingnya pencak silat. Ia menyatakan bahwa pencak silat bukan hanya bela diri, tetapi juga simbol identitas dan karakter bangsa Indonesia yang kuat.
Advertisement
Advertisement
Pencak Silat: Identitas Bangsa dan Komitmen Pelestarian Budaya
Alexander Wilyo menegaskan bahwa pencak silat memiliki peran lebih dari sekadar olahraga bela diri. Menurutnya, pencak silat adalah cerminan kepribadian dan nilai luhur bangsa Indonesia yang kaya. Oleh karena itu, pelestarian budaya ini menjadi prioritas utama.
Dalam kesempatan tersebut, Alexander Wilyo menekankan pentingnya peran IPSI Bengkayang. "Pencak silat adalah warisan budaya yang mencerminkan kepribadian dan nilai luhur bangsa. Karena itu, IPSI Bengkayang harus menjadi wadah pembinaan yang kuat, profesional, dan berorientasi pada prestasi, namun tetap menjaga akar budaya dan sportivitas,” ujarnya.
Ia berharap agar pelestarian budaya dan pembinaan prestasi dapat berjalan secara seiringan. Bengkayang diharapkan tidak hanya dikenal karena capaian atletnya, tetapi juga karena dedikasinya dalam menjaga nilai-nilai budaya pencak silat. Hal ini menunjukkan bahwa **Pencak Silat Bengkayang** memiliki potensi besar.
Advertisement
Komitmen ini juga mencerminkan upaya untuk memperkuat identitas lokal melalui warisan budaya. Dukungan pemerintah daerah menjadi kunci dalam memastikan keberlanjutan dan perkembangan pencak silat di Bengkayang. Ini adalah langkah strategis untuk masa depan.
Advertisement
Strategi Pembinaan dan Sinergi untuk Prestasi Bengkayang
Ketua IPSI Kabupaten Bengkayang yang baru dilantik, H. Syamsul Rizal, menegaskan kesiapannya dalam melanjutkan program pembinaan. Ia juga siap memperkuat sinergi dengan berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan seluruh perguruan silat di Bengkayang. Kolaborasi ini sangat vital.
H. Syamsul Rizal menyatakan, "Kami siap menjalankan amanah ini dengan semangat kebersamaan. IPSI Bengkayang akan terus mendorong pencak silat hadir di setiap event daerah, baik dalam konteks budaya maupun olahraga.” Kehadiran pencak silat di berbagai acara lokal akan meningkatkan visibilitasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi untuk memperluas pembinaan atlet muda hingga ke tingkat kecamatan. Tujuannya adalah agar Bengkayang dapat menjadi salah satu lumbung atlet potensial di Kalimantan Barat. Pembinaan sejak dini sangat krusial.
Advertisement
Dengan dukungan dari semua pihak, H. Syamsul Rizal optimistis bahwa **Pencak Silat Bengkayang** dapat bersaing di level provinsi hingga nasional. Ia berharap IPSI di bawah kepemimpinannya menjadi garda depan dalam melestarikan warisan budaya dan memperkuat posisi Bengkayang di dunia olahraga prestasi.
Sumber: AntaraNews