Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dongkrak produktivitas pertanian, Nurdin Halid janji bangun bendungan di Bone

Dongkrak produktivitas pertanian, Nurdin Halid janji bangun bendungan di Bone Nurdin Halid kampanye di Bone. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Calon Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Halid, bertekad mendongkrak sektor pertanian di Kabupaten Bone. Untuk itu, pasangan Aziz Qahhar Mudzakkar ini berjanji membangun bendungan.

Kehadiran bendungan merupakan solusi atas keluhan petani di Bone yang selama ini hanya mengandalkan tadah hujan. Dengan demikian, petani Bone dapat menanam hingga lima kali dalam dua tahun.

"Petani Bone tertinggal jauh dibandingkan Pinrang dan Sidrap yang bisa menanam dua kali setahun, bahkan lima kali dalam dua tahun. Padahal, areal sawah Bone lebih luas. Sayangnya, di sini masih mengandalkan tadah hujan," kata Nurdin, saat kampanye tatap muka dan dialogis di Bone, Minggu (4/3).

Pembangunan bendungan di Bone rencananya berada di kawasan Barebbo. Nurdin menjanjikan bila kelak terpilih akan berjuang mati-matian untuk merealisasikan infrastruktur pengairan tersebut. Bahkan, mantan Ketua PSSI itu berani menggaransikan jabatannya bila gagal menghadirkan bendungan.

"Ya intinya akan ada bendungan (di Bone). Kalau saya tidak bisa realisasikan, saya siap mundur jadi gubernur," tegas dia.

Nurdin memaparkan rencana pembangunan bendungan di Bone hanya satu dari sederet rancangan infrastruktur yang akan dirintisnya bersama Aziz. Pasangan nomor urut satu ini memang mencanangkan pemerataan infrastruktur sebagai solusi atas ketimpangan ekonomi dan pembangunan di Sulsel. Tidak hanya bendungan, pembangunan jalan dan jembatan juga menjadi prioritas.

Menurut dia, janji pembangunan infrastruktur merata merupakan keniscayaan dan sangat realistis. Bermodal jaringan yang kuat dan luas di tingkat nasional dan internasional, NH-Aziz tidak melulu bertumpu pada APBD. Pasangan tegas, merakyat dan religius tersebut siap menarik APBN dan menggaet investor, baik asing maupun dalam negeri untuk membangun Sulsel.

Janji NH-Aziz menghadirkan infrastruktur merata pun secara garis besar tertuang dalam kontrak politik yang diikrarkan saat deklarasi pencalonan di Lapangan Karebosi, November tahun lalu. Salah satu poinnya ialah NH-Aziz akan menjalankan program pro-kampung.

Di hadapan puluhan ribu massa saat itu, pasangan dengan slogan Sulsel Baru itu menyatakan siap mundur dari jabatan sesuai perundang-undangan apabila kontrak politik tersebut dilanggar. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP