Dokter Tirta Bagikan Pengalaman Seru di Kemala Run 2026 Gianyar Bali: Rute Menantang Penuh Kesan

Dokter Tirta, edukator kesehatan dan influencer, turut memeriahkan Kemala Run 2026 di Gianyar, Bali, dan membagikan keseruannya mengikuti ajang lari dengan rute menantang ini.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Dokter Tirta Bagikan Pengalaman Seru di Kemala Run 2026 Gianyar Bali: Rute Menantang Penuh Kesan
Dokter Tirta, edukator kesehatan dan influencer, turut memeriahkan Kemala Run 2026 di Gianyar, Bali, dan membagikan keseruannya mengikuti ajang lari dengan rute menantang ini. (AntaraNews)

Influencer sekaligus edukator kesehatan, Tirta Mandira Hudhi, atau yang akrab disapa Dokter Tirta, turut merasakan keseruan Kemala Run 2026 di Gianyar, Bali, pada hari Minggu, 19 April 2026. Ia bergabung bersama belasan ribu pelari lainnya dalam ajang bergengsi ini yang sukses menarik perhatian publik. Dokter Tirta membagikan pengalamannya yang berkesan selama menaklukkan rute lari tersebut.

Acara Kemala Run 2026 ini diselenggarakan di Bali United Training Center, Kabupaten Gianyar, Bali, sebagai titik start dan finis. Sebanyak 11.000 peserta, baik dari dalam maupun luar negeri, antusias mengikuti berbagai kategori lomba yang tersedia. Partisipasi Dokter Tirta menambah semarak suasana kompetisi lari tahunan ini.

Dokter Tirta menilai rute lomba tahun ini sangat menantang dan memberikan pengalaman berbeda bagi para pelari. Ia mengikuti kategori Half Marathon (HM) dan berhasil mencapai target waktu pribadinya. Ajang ini juga menjadi bagian penting dari persiapan Dokter Tirta untuk lomba maraton selanjutnya di London.

Dokter Tirta secara khusus menyoroti karakteristik rute Kemala Run 2026 yang dinilainya sangat menantang dan unik. Menurutnya, salah satu tantangan utama terletak pada tanjakan dengan kemiringan cukup tinggi yang ditemui menjelang kilometer akhir. Pengalaman ini memberikan kesan berbeda dibandingkan lomba lari lainnya.

"Track-nya bagus banget, sangat menantang. Ada tanjakan cukup tinggi di sekitar KM17, itu yang bikin berbeda," ujar Tirta, menggambarkan rute yang harus ia taklukkan. Karakteristik elevasi yang cukup tinggi ini menjadi ciri khas tersendiri bagi Kemala Run. Banyak pelari tidak menyangka akan menemukan tanjakan setinggi itu, namun justru hal tersebut yang membuat acara ini unik.

Selain rute yang menantang, Dokter Tirta juga memberikan apresiasi terhadap fasilitas pendukung yang disediakan panitia. Ia menilai water station atau pos air tertata rapi sehingga sangat membantu kenyamanan peserta selama berlari. "Water station-nya rapi, itu penting banget untuk pelari. Secara keseluruhan ajang ini seru dan menantang," tambahnya, menekankan pentingnya logistik dalam sebuah event lari.

Dokter Tirta mengungkapkan kepuasannya dengan performa pribadi di Kemala Run 2026, yang sesuai dengan targetnya. Ia menyelesaikan kategori Half Marathon dengan catatan waktu sekitar 1 jam 5 menit. Pencapaian ini sangat berarti karena ajang di Bali ini merupakan bagian dari latihannya untuk menghadapi lomba maraton di London minggu depan.

Bersama komunitas SAC Running Club, Dokter Tirta menunjukkan semangat sportivitas dan dedikasi dalam dunia lari. Keikutsertaannya juga menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk aktif berolahraga. Ia berharap Kemala Run dapat terus diselenggarakan secara rutin setiap tahun karena dinilai mampu memberikan pengalaman berbeda dan mendukung perkembangan sport tourism di Bali.

"Harapannya ajang seperti ini bisa terus ada tiap tahun karena sangat menarik dan potensial," kata Tirta, optimis terhadap masa depan Kemala Run. Ia juga mengusulkan agar ke depan unsur kegiatan bersepeda kembali dihadirkan, mengingat Kemala identik dengan olahraga tersebut. Usulan ini bisa menjadi nilai tambah untuk event di masa mendatang.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi