Derita kanker usus, Guru Besar UGM Agus Dwiyanto meninggal dunia

Adik keponakan Agus, Heri Juheri, menuturkan bahwa kakaknya sudah dirawat selama satu bulan di RSUP Dr Sardjito. Agus sempat mengalami kritis kala dirawat di RSUP Dr Sardjito.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Derita kanker usus, Guru Besar UGM Agus Dwiyanto meninggal dunia
Mantan Kepala LAN meninggal dunia. ©2017 merdeka.com/cahyo purnomo edi

Kabar duka datang dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Seorang putra terbaik UGM yang juga mantan Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) periode 2012-2015, Agus Dwiyanto mengembuskan napas terakhirnya, Jumat (10/3) di RSUP Dr Sardjito. Guru besar Administrasi Negara UGM ini meninggal dunia karena penyakit kanker usus yang dideritanya.Adik keponakan Agus, Heri Juheri, menuturkan bahwa kakaknya sudah dirawat selama satu bulan di RSUP Dr Sardjito. Agus sempat mengalami kritis kala dirawat di RSUP Dr Sardjito."Sempat kritis dan dilarikan ke ICU. Namun kemudian kondisinya membaik dan dirawat di bangsal. Mas Agus meninggal saat dirawat di bangsal," jelas Heri, Jumat (10/3).Ketua Dewan Guru Besar UGM, Putu Sudira dalam pidato pelepasan jenazah Agus di Balairung UGM mengatakan bahwa Agus merupakan putra terbaik UGM. Sumbangsih pemikirannya menjadi motivasi bagi dosen maupun mahasiswa."UGM kehilangan putra terbaiknya yang telah memberikan hasil terbaik khususnya bagi Fisipol UGM dan dunia pendidikan di Indonesia. Almarhum telah berjasa besar menumpahkan pemikirannya di bidang pendidikan," terang Putu.Putu menjelaskan bahwa di mata universitas telah berjasa besar. Agus merupakan sosok yang sangat teliti dan turut mendorong agar dosen terus berinovasi. Keteladanan Agus, lanjut Putu menjadi penyemangat bagi dosen muda dan mahasiswa untuk berinovasi dan menghasilkan karya-karya terbaik yang bermanfaat bagi kemajuan dunia pendidikan dan bermanfaat pula bagi Indonesia.Untuk memberikan penghormatan terakhir, jenazah Agus sempat disalatkan di Masjid Kampus UGM. Setelahnya, jenazah disemayamkan di Balairung UGM untuk mendapatkan penghormatan terakhir dari civitas akademika UGM. Kemudian jenazah Agus dimakamkan di Komplek Pemakaman Keluarga Besar UGM di daerah Sawitsari, Depok, Sleman, DIY.

Rekomendasi