Cerita Lengkap 3 Pemuda Nekat Mendaki Gunung Marapi saat Erupsi, Kini Disanksi Tak Boleh Naik Gunung di Sumbar

Dari video yang beredar di media sosial, terlihat sembilan pendaki asyik berfoto di Tugu Abel pada bagian puncak gunung.

Lisa Septri Melina
Oleh Lisa Septri Melina - Reporter
Cerita Lengkap 3 Pemuda Nekat Mendaki Gunung Marapi saat Erupsi, Kini Disanksi Tak Boleh Naik Gunung di Sumbar
Gunung Marapi memuntahkan abu vulkanik dari kawahnya di Agam, Sumatera Barat, Indonesia, Selasa (5/12/2023). Pihak berwenang Indonesia pada Senin menghentikan pencarian belasan pendaki set (© 2025 Liputan6.com)

Sejumlah pemuda nekat mendaki Gunung Marapi yang terletak di Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat. Mereka melakukan pendakian saat gunung masih mengalami erupsi.

Dari video yang beredar di media sosial, terlihat sembilan pendaki asyik berfoto di Tugu Abel pada bagian puncak gunung.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha BKSDA Sumbar Dian Indriati mengatakan, para pendaki yang viral tersebut melakukan

pendakian Taman Wisata Alam Gunung Marapi di saat status pendakian masih ditutup hingga saat ini.

Pengakuan Pendaki

Saat dipanggil BKSDA, 3 pendaki datang dan mengakui menaiki Gunung Marapi pada 19 Januari 2025, Pendakian mereka sampai ke tugu abel diantar warga lokal inisial R dan K.

"Kepada para pendaki yang belum memberikan klarifikasi atau kepada R dan K untuk memberikan keterangan ke kantor BKSDA pada Kamis dan Jummat depan," sebutnya.

Akibat perbuatannya, tiga orang itu tidak diperbolehkan untuk menaiki gunung yang berada di bawah pengelolaan BKSDA Sumbar, yakni Gunung Marapi, Tandikek, Singalang dan Sago Malintang ketika nantinya status gunung telah dibuka kembali.

"Sekarang gunung tersebut ditutup, jikapun sudah dibuka kembali mereka dikenakan sanksi tidak boleh mendaki selama satu tahun ke depan," tuturnya.

Kemudian kepada pendaki lain yang tidak memberikan klarifikasi pihaknya akan bersurat kepada seluruh BKSDA maupun taman nasional.

"Indentitasnya sudah kami kantonggi. Kepada semua pihak kami berterima kasih karena telah melakukan pemantauan terhadap aktivitas pendakian," sebutnya.

Rekomendasi