Basaria Panjaitan ajak ibu rumah tangga awasi suami agar tak korupsi

Korupsi bisa dicegah dari keluarga. Basaria mengingatkan para istri untuk tidak takut bertanya jika mengetahui pendapatan suami tidak wajar. Bisa jadi hal itu menjadi indikasi awal kemungkinan terjadinya korupsi.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Basaria Panjaitan ajak ibu rumah tangga awasi suami agar tak korupsi
Basaria Panjaitan bersama Gubernur Sulsel. ©2017 merdeka.com/salviah ika padmasari

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan mengajak para ibu rumah tangga agar mengawasi dan mengingatkan suami, agar tidak menjadi pelaku maupun terlibat dalam tindak pidana korupsi.Selain itu, lanjut Basaria, ibu rumah tangga juga berperan besar pada penanaman nilai-nilai kejujuran kepada anak. Penanaman nilai ini sebagai langkah awal penanaman nilai anti korupsi."KPK punya keyakinan bahwa jika sejak kecil ditanamkan tentang nilai kejujuran, baik jujur dalam berpikir, dalam perkataan, dan berbuat maka anak tersebut akan memiliki integritas. Jika sejak dini ditanamkan anak tidak akan melakukan tindak korupsi saat dewasa," papar Basaria usai menjadi pembicara di Seminar Peranan Perempuan dalam pencegahan Tindak Pidana Korupsi di Indonesia di Kantor Kejaksaan Tinggi DIY, Rabu (3/5).Pengawasan terhadap suami, sambung Basaria, juga tak kalah pentingnya sebagai upaya untuk pencegahan dini tindak pidana korupsi. Ibu rumah tangga diharapkan berani menanyakan sumber keuangan suami jika mendapatkan uang tidak seperti biasanya."Ibu rumah tangga memiliki peran dalam pemberantasan korupsi. Selain menanamkan nilai-nilai pada anak juga melakukan pengawasan dan kontrol terhadap suami agar tidak terlibat korupsi," ucap Basaria.Basaria menambahkan bahwa pendapatan suami yang tidak wajar bisa menjadi indikasi awal kemungkinan terjadinya korupsi. Untuk itu, kontrol dari istri terhadap suami diperlukan untuk mencegah adanya korupsi."Suami mendapat sesuatu yang tidak wajar, istri harus berani bertanya darimana asalnya. Daripada nanti bapaknya pindah tempat tidur di kantor penegak hukum, lebih baik ditanya dari mana asalnya uang yang didapat," pungkas Basaria.

Rekomendasi