Andien Jaga Lingkungan Sejak Dini, Ajak Anak-anak Pungut Sampah di Pantai: Ini Cara Unik Edukasi Keluarga!
Penyanyi Andien Jaga Lingkungan dengan melibatkan keluarga, mulai dari pilah sampah di rumah hingga plogging. Bagaimana pelantun 'Gemintang' ini menanamkan kepedulian lingkungan pada anak-anaknya?
Penyanyi Andien membuktikan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari lingkup terkecil, yakni keluarga di rumah. Ia secara konsisten menerapkan kebiasaan memilah sampah sebagai bagian dari edukasi penting bagi kedua anaknya. Kegiatan ini menjadi contoh nyata bagi generasi penerus untuk lebih bertanggung jawab terhadap bumi.
Andien ditemui di sela acara promosi konser tunggalnya, Suarasmara, di kawasan CFD Bundaran HI Jakarta pada Minggu (02/11). Dalam kesempatan tersebut, ia menjelaskan bagaimana praktik menjaga lingkungan telah menjadi rutinitas sehari-hari. Hal ini tidak hanya sekadar membuang sampah pada tempatnya, melainkan lebih dari itu.
Kebiasaan ini mencakup pemilahan sampah berdasarkan kategorinya, yang kemudian dikemas rapi untuk disetorkan. Pelantun lagu "Gemintang" ini juga sering mengajak anak-anaknya dalam aksi nyata seperti memungut sampah di pantai dan melakukan plogging. Langkah ini bertujuan menanamkan kesadaran lingkungan sejak usia dini.
Edukasi Lingkungan Dimulai dari Rumah: Andien Terapkan Pilah Sampah
Andien menjelaskan bahwa di rumahnya, tempat sampah dibagi menjadi beberapa kategori untuk memudahkan pemilahan. "Kalau di rumah jadi tempat sampahnya tuh ada beberapa. Jadi memang kalau di rumah sudah melakukan lebih dari hanya sekadar membuang sampah pada tempatnya, tapi kita sudah melakukan pilah-pilih sampah. Jadi pilah-pilih, kemudian kita kemas, kemudian disetorkan," ujar Andien.
Ibu dua anak ini secara aktif melibatkan anak-anaknya dalam proses memilah sampah dan kegiatan menjaga lingkungan lainnya. Pendekatan ini memastikan bahwa anak-anak tidak hanya mendengar teori, tetapi juga melihat dan melakukan praktik langsung. Ini merupakan metode efektif untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian.
Andien menegaskan bahwa kegiatan membersihkan lingkungan adalah tanggung jawab setiap individu yang tinggal di bumi. Pelestarian lingkungan juga menjadi pengingat baginya bahwa ini adalah tugas bersama dan bentuk edukasi berkelanjutan bagi anak-anak. Kesadaran ini perlu ditanamkan sejak dini.
Selain itu, Andien selalu menerapkan cara yang berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari, seperti membawa bekal dan menggunakan botol minum. "Pokoknya setiap kegiatan-kegiatan yang kita bisa me-reduce sampah-sampah, kemudian kita bisa me-reuse barang-barang yang mungkin sudah kita pakai gitu ya, kita pasti akan mengupayakan itu. Otherwise kita upayakan supaya barang yang sudah kita pakai itu bisa di-recycle," tambahnya.
Plogging dan Konser Suarasmara: Aksi Nyata Andien Jaga Lingkungan
Gerakan Andien Jaga Lingkungan juga ia terapkan dalam rangkaian menuju konser tunggalnya, Suarasmara, yang merayakan 25 tahun berkarya. Salah satu aksinya adalah mengumpulkan sampah plastik di sekitar kawasan Bundaran HI dan Dukuh Atas. Inisiatif ini menunjukkan komitmennya yang menyeluruh.
Andien mengajak kedua anaknya untuk bersama melakukan plogging, yaitu aktivitas memungut sampah sambil berolahraga. Melalui kegiatan ini, anak-anaknya dapat belajar langsung aksi nyata membersihkan lingkungan yang dicontohkan oleh kedua orang tuanya. Pengalaman langsung lebih berkesan.
Ia tidak lupa mengapresiasi semangat kedua anaknya yang antusias untuk ikut berolahraga sambil membersihkan sampah di jalanan. Partisipasi aktif anak-anak menjadi bukti keberhasilan edukasi yang diterapkan Andien. Ini juga menunjukkan bahwa menjaga lingkungan bisa menyenangkan.
Andien menekankan pentingnya aksi nyata dibandingkan hanya sekadar instruksi verbal. "Sebenernya baik plogging maupun berbagai kegiatan lainnya aku selalu berusaha untuk melibatkan anak-anak supaya mereka juga bisa belajar langsung dari sebuah kegiatan, bukan hanya apa yang kita omongin, bukan hanya 'ayo buang sampah pada tempatnya' gitu tapi mereka merasakan secara langsung seperti apa sih aksi nyata dari apa yang orang tua mereka katakan," jelasnya.
Sumber: AntaraNews