Airlangga Hartarto Minta Ulama Bantu Sosialisasi Ke Umat Soal Pentingnya Vaksinasi

Minggu, 18 Juli 2021 23:07 Reporter : Dedi Rahmadi
Airlangga Hartarto Minta Ulama Bantu Sosialisasi Ke Umat Soal Pentingnya Vaksinasi Airlangga Hartarto. ©2021 Merdeka.com/Istimewa

Merdeka.com - Airlangga Hartarto, Menko Perekonomian dan juga Ketua Tim Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional mengungkapkan pentingnya vaksinasi untuk mencapai herd immunity. Kali ini, Airlangga meminta bantuan ulama di berbagai daerah untuk membantu meyakinkan umat terkait manfaat vaksinasi.

"Kami berharap habib, ulama dan tokoh agama membantu sosialisasi ke masyarakat, satu-satunya cara mencegah Covid adalah vaksinasi. Meskipun tidak menjamin tidak tertular tapi kalau sudah jalani vaksinasi bisa sembuh dan risikonya tidak terlalu berbahaya," kata Airlangga saat menghadiri Istighosah dan Sholawat Nariyah yang digelar Majelis Ahlul Hidayah (Majelis AH) pimpinan KH Nusron Wahid, Minggu (18/7) malam.

Pemerintah, kata Airlangga tidak bisa bekerja sendirian menghadapi Covid-19. Selain gotong royong antarmasyarakat, kedisiplinan menjalankan protokol kesehatan Covid-19 juga harus terus dikampanyekan.

"Pemerintah tidak bisa bekerja sendirian, kuncinya kedisiplinan dan kebersamaan masyarakat dalam menghadapi pandemi ini," jelas Airlangga.

Airlangga juga mengungkapkan bahwa saat ini pemerintah telah mengamankan 421 juta vaksin hingga akhir tahun. Hingga 3 hari ke depan, tambah Airlangga, pemerintah memastikan sudah ada 60 juta masyarakat yang telah menjalani vaksinasi Covid-19.

"Pemerintah terus bekerja keras agar pandemi Covid, pandemi ini dialami 111 negara terutama dengan kenaikan varian delta," tutur Airlangga.

Airlangga juga meminta para kiai, habib, dan ulama mendukung kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Menurut Airlangga, kebijakan tersebut semata-mata upaya pemerintah menekan lonjakan penyebaran virus corona (Covid-19) di Indonesia.

"Pemerintah meminta agar PPKM ini terus didorong oleh para kiai, habib, ulama, dan kuncinya tentu kedisiplinan masyarakat menggunakan masker, jaga jarak, cuci tangan. Ini prokes kesehatan menekan mobilitas masyarakat di luar rumah," kata Airlangga.

Secara khusus, Airlangga juga menyampaikan bahwa para ulama, Habib dan Kiai juga membantu menjelaskan bahwa anjuran pemerintah di zona merah perayaan Iduladha baik ditiadakan.

Mantan Menteri Perindustrian itu juga Sesuai ketentuan dari Menteri Agama, Airlangga menjelaskan bahwa Salat Iduladha di zona merah dilakukan di rumah masing-masing dan pemotongan hewan dilakukan di rumah pemotongan hewan.

"Semata-mata untuk mengurangi kerumunan, kalau RPH penuh sebaiknya pemotongan di tempat terbuka. Hanya petugas dan panitia korban dengan protokol ketat harus dihindari, pembagian sebaiknya diantar ke rumah warga langsung," jelas Airlangga.

Airlangga juga menghaturkan terima kasih kepada para habib, ulama dan kiai karena telah meluangkan waktu mendoakan agara Indonesia segera terbebas dari pandemi Covid-19. Ia mengakui, bahwa acara doa bersama seperti Majelis AH sangat bermanfaat bagi seluruh masyarakat.

"Semoga masyarakat Indonesia dilindungi dan dihindarkan dari penyakit. Masyarakat dan pemerintah menjadi negara yang baldatun thoyyibatun ghofur," ujar Airlangga.

"Semoga saya dianugerahi kesehatan, maghfiroh, hidayah dalam menjalan tugas, demi menciptakan kesejahteraan masyarakat," demikian permintaan Airlangga kepada para jamaah Majelis AH. [ded]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini