Pabrikan otomotif DFSK terus melanjutkan bisnisnya dengan memenuhi kebutuhan mobilitas konsumen di pasar domestik dan ekspor. Kendaraan berkualitas dan kemampuan kendaraan-kendaraan DFSK terus mendapatkan penerimaan positif di berbagai negara tujuan ekspor dan terus meningkat setiap tahun dengan persentase mencapai dua digit.
Di kuartal I tahun ini, volume ekspor DFSK cukup mengesankan karena berhasil mencapai 510 unit kendaraan dengan berbagai model dengan skema completely built up (CBU). Pencapaian ini meningkat hingga 80 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.Kendaraan-Kendaraan DFSK ini dipasarkan ke 15 negara tujuan di tiga benua.
Marketing Head PT Sokonindo Automobile Achmad Rofiqi menjelaskan, penerimaan positif ini menunjukan bahwa kendaraan-kendaraan DFSK memiliki standar dan kualitas yang tinggi sehingga dapat diterima sesuai dengan standarisasi setiap negara tujuan. Selain itu, pandemi Covid-19 yang mereda juga membuat keran ekspor kembali dibuka dengan baik dan daya beli di negara tujuan sudah kembali meningkat.
“DFSK terus mencatat pertumbuhan ekspor yang baik dari tahun ke tahun. Hal ini menjadi pertanda bahwa rencana kami dengan menjadikan Indonesia sebagai basis produksi untuk pasar global sudah tepat dan akan terus kami tingkatkan dari waktu ke waktu,” ungkap Achmad Rofiqi di Jakarta, Jumat (13/5).
Pada tahun lalu total ekspor kendaraan DFSK mencapai 2.141 unit dari berbagai model. Pada tahun ini diprediksi volume ekspornya bisa menyamai tahun lalu, bahkan bisa lebih tinggi.
Seluruh kendaraan untuk pasar ekspor diproduksi pabrik DFSK yang berada di Cikande, Serang, Banten. Statusnya sebagai salah satu pabrik otomotif tercanggih dan modern yang dimiliki Indonesia, karena 90 persen mengadopsi teknologi robotik di proses produksinya. Kendaraan-kendaraan yang dihasilkan meliputi DFSK Super Cab, DFSK Glory 560, dan DFSK Glory i-Auto.
“Seluruh pencapaian yang diraih sekarang ini akan memacu DFSK untuk menjaga kualitas serta standar tinggi yang sudah diterapkan selama ini. Ekspor ini juga menjadi langkah konkret kami dalam mendukung industri otomotif nasional dan membantu perputaran roda perekonomian Bangsa Indonesia,” pungkas Achmad Rofiqi.