5 Fakta Penemuan Bom Sisa Perang Dunia di Sungai Malang, Beratnya Capai 45 Kilogram

Bom jenis aircraft tak sengaja ditemukan warga saat bekerja

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
5 Fakta Penemuan Bom Sisa Perang Dunia di Sungai Malang, Beratnya Capai 45 Kilogram
5 Fakta Penemuan Bom Sisa Perang Dunia di Sungai Malang, Beratnya Capai 45 Kilogram (Merdeka.com)

5 Fakta Penemuan Bom Sisa Perang Dunia di Sungai Malang, Beratnya Capai 45 Kilogram

Bom jenis aircraft  tak sengaja ditemukan warga saat bekerja

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com/freepik standret

Warga Kecamatan Jabung Kabupaten Malang Jawa Timur dikejutkan dengan penemuan bom sisa perang dunia yang terjadi lebih dari seratus tahun silam.

Kronologi

Bom jenis aircraft ditemukan Slamet Munajat (43), warga setempat, saat sedang menyusuri aliran Sungai Dusun Krajan untuk mencari besi bekas pada Minggu (14/7/2024).

Mengutip ANTARA, Sekitar pukul 15.30 WIB, metal detector yang digunakan Slamet berbunyi, menandakan adanya logam di dasar sungai yang dangkal. Setelah diperiksa, ditemukan sebuah benda besar yang diduga sebagai bom.

Slamet pun segera melaporkan temuannya kepada kepolisian terdekat, yakni Polsek Jabung.

Kondisi Bom

Bom dengan angka tahun 1918 itu ditemukan dalam kondisi masih aktif. Bom tersebut memiliki panjang 90 sentimeter dengan diameter 18 sentimeter dan berat 45 kilogram.

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut<br>
Dok. Istimewa

Usai menerima laporan dari Slamet, Polsek Jabung langsung memasang garis polisi di lokasi penemuan dan berkoordinasi dengan Unit Jibom Satbrimobda Polda Jatim.

Pemusnahan

Tim Penjinak Bom Gegana Satuan Brimob Polda Jatim akhirnya melakukan pemusnahan (disposal) bom aktif peninggalan zaman perang dunia di Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.

Kasihumas Polres Malang Ipda Dicka Ermantara di Mapolres Malang menjelaskan bahwa pihaknya melakukan pengamanan  guna memastikan warga berada dalam radius aman saat pelaksanaan disposal.

"Kami melakukan pengamanan proses disposal terkait penemuan bom sisa perang di Kecamatan Jabung. Pemusnahan dilakukan oleh tim Gegana Satbrimobda Polda Jatim," terang Iptu Dicka, Senin (15/7/2024), dikutip dari ANTARA.

Sebelum pemusnahan, juga dilakukan sterilisasi dan imbauan kepada warga sekitar agar menjauh dari radius berbahaya.

"Supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, kami melakukan disposal atau pencerai beraian terhadap bom tersebut," imbuhnya.

Imbauan

Polres Malang pun mengimbau masyarakat segera melapor ke kantor polisi terdekat jika menemukan benda-benda peledak peninggalan perang.

"Jika warga menemukan benda mencurigakan, segera laporkan ke kantor polisi terdekat. Jangan dekati atau buka karena sangat berbahaya," tandas Kasihumas Polres Malang Ipda Dicka Ermantara.

Rekomendasi