Bacaan Doa Buka Puasa Tasua dan Asyura, Lengkap Beserta Artinya

Membaca doa berbuka puasa pada hari Tasua dan Asyura memiliki makna yang sangat penting bagi umat Islam.

Jevi Nugraha
Oleh Jevi Nugraha - Reporter
Bacaan Doa Buka Puasa Tasua dan Asyura, Lengkap Beserta Artinya
Bacaan Doa Buka Puasa Tasua dan Asyura, Lengkap Beserta Artinya (Merdeka.com)

Membaca doa berbuka puasa pada hari Tasua dan Asyura memiliki makna yang sangat penting bagi umat Islam.

Tasua dan Asyura, yang jatuh pada tanggal 9 dan 10 Muharram, adalah hari-hari yang sangat dihormati dalam kalender Hijriyah.

Puasa pada kedua hari ini tidak hanya dianjurkan sebagai bentuk ibadah tambahan, tetapi juga memiliki nilai sejarah dan spiritual yang mendalam.

Membaca doa berbuka puasa pada hari Tasua dan Asyura membantu memperkuat hubungan spiritual antara hamba dan Allah SWT.

Doa ini merupakan ungkapan syukur atas nikmat yang diberikan serta permohonan ampunan dan rahmat dari Allah.

Berikut doa buka puasa Tasua dan Asyura yang bisa dibaca oleh umat Muslim:

Tata Cara Puasa Sunnah Tasua

Seperti diketahui keistimewaan bulan Muharram bahkan tertuang dalam kitab suci Alquran.

"Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu di keempat bulan itu." (QS. At Taubah ayat 36)

Empat bulan suci yang dimaksud dalam ayat tersebut yakni Zulkaidah, Zulhijah, Muharram dan Rajab. Puasa Tasu'a adalah puasa sunnah yang dikerjakan pada tanggal 9 Muharram atau Senin, 15 Juli 2024
 
"Ketika Rasulullah SAW melakukan puasa 'Asyura dan memerintahkan para sahabat untuk mengerjakan puasa 'Asyura, para sahabat berkata:

'Wahai Rasulullah, hari 'Asyura adalah hari yang diagungkan oleh orang-orang Yahudi dan Nasrani.'


Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

" Maka Rasulullah SAW bersabda, jika tahun datang tiba, Insya Allah, kita juga akan melakukan puasa pada tanggal 9 Muharram." Belum tiba setahun, ternyata Rasulullah SAW keburu wafat. (HR. Muslim).

Niat Puasa Tasua

Nawaitu shauma ghadin an ada'i sunnatit tasu'a lillahi ta'aalaa

Artinya:

"Aku berniat puasa sunah Tasu'a esok hari karena Allah."

Tata Cara Puasa Sunnah Asyura

Sementara puasa sunnah Asyrah ditunaikan di tanggal 10 Muharram atau Selasa, 16 Juli 2024.  Pada hari ke-10 bulan Muharram ini dipercaya sebagai hari paling istimewa dan penuh dengan keutamaan.

Pada 10 Muharram terdapat peristiwa penting. Di tanggal inilah Nabi Adam a.s. diciptakan, Nabi Ibrahim a.s. dilahirkan, Nabi Ayyub a.s. disembuhkan dari penyakit kronisnya, dan masih banyak lagi peristiwa besar lainnya.

Dikutip dari Harakah Islamiyah, dalam riwayat Bukhari dan Muslim, dari Abu Musa Al Asy'ari, Rasulullah SAW berkisah mengenai kebiasaan orang Quraisy yang berpuasa saat hari Asyura di masa jahiliyah.

"Hari Asyura adalah hari yang diagungkan oleh orang-orang Yahudi dan dijadikan oleh mereka sebagai hari raya, maka Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda, 'Berpuasalah kamu sekalian pada hari itu'."

Lantas beliau bertanya alasan orang Yahudi berpuasa di hari tersebut.

"Allah telah melepaskan Musa dan Umatnya pada hari itu dari (musuhnya) Fir'aun dan bala tentaranya, lalu Musa berpuasa pada hari itu, dalam rangka bersyukur kepada Allah".

Nabi pun bersabda : "Aku lebih berhak terhadap Musa dari mereka." Maka Nabi pun berpuasa pada hari itu dan menyuruh para sahabatnya agar berpuasa  juga." (HR. Bukhari No: 1865 dan Muslim No: 1910)

Niat Puasa Asyura

Nawaitu shauma ghadin 'an adaa'i sunnatil aasyuuraa lillaahi ta'aalaa.

Artinya:

"Aku berniat puasa sunah Asyura esok hari karena Allah SWT."

Doa Buka Puasa Tasua dan Asyura

Berikut doa buka puasa tasua dan asyura yang bisa dibaca oleh umat Muslim:

Allaahumma lakasumtu wabika aamantu wa’alaa rizqika afthortu birahmatika yaa arhamar-roohimin.

Artinya:

“Ya Allah karenaMu aku berpuasa, denganMu aku beriman, kepadaMu aku berserah dan dengan rezekiMu aku berbuka (puasa), dengan rahmatMu, Ya Allah ya Tuhan Maha Pengasih.” (HR Bukhari dan Muslim)

Keutamaan Puasa Tasua dan Asyura

Keutamaan Puasa Tasua dan Asyura
Dok. Istimewa

Berikut beberapa keutamaan puasa tasua dan asyura:

Keutamaan Puasa Tasua

Puasa Tasua memiliki beberapa keutamaan yang sangat dianjurkan dalam agama Islam. Beberapa keutamaan puasa Tasua antara lain:

1. Mendapatkan pahala yang besar

Puasa Tasua dianggap memiliki pahala yang besar karena merupakan puasa sunnah yang dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap pengorbanan Husain bin Ali dan para syuhada Karbala.

Dalam hadits riwayat Abu Qatadah, Rasulullah SAW juga menyatakan bahwa puasa Tasua dapat menghapus dosa-dosa satu tahun yang lalu.

2. Meraih syafaat

Menurut beberapa riwayat hadits, puasa Tasua memiliki keutamaan dalam meraih syafaat di hari pembalasan di akhirat. Puasa ini dianggap sebagai bentuk loyalitas terhadap Ahlul Bayt (keluarga Nabi) dan akan mendapatkan perlindungan mereka di hari kiamat.

3. Mendapatkan keberkahan

Puasa Tasua juga dianggap membawa keberkahan dalam hidup kita.

Dalam hadits riwayat Abu Hurairah, Rasulullah SAW mengatakan bahwa Allah SWT memberikan berkah pada orang yang berpuasa pada hari Tasua.

4.  Sebagai Pembeda

Sedangkan untuk berpuasa sunnah tasu'a pada 9 Muharram. Kemudian puasa 11 Muharram yang dijadikan pelengkap puasa Asyura, merupakan pembeda umat Islam dengan umat Yahudi yang sama-sama berpuasa di hari Asyura.

"Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra dengan status marfu (Rasulullah bersabda): 'Puasalah kalian pada hari Asyura dan bedakan dengan kaum Yahudi, puasalah kalian sehari sebelum (9 Muharram) atau sesudahnya (11 Muharram)'." (HR Ahmad).

Keutamaan Puasa Asyura

Puasa Asyura juga memiliki keutamaan yang sangat dianjurkan dalam agama Islam. Beberapa keutamaan puasa Asyura antara lain:

1. Menghapuskan dosa-dosa

Puasa Asyura merupakan puasa sunnah yang dapat menghapuskan dosa-dosa satu tahun yang lalu. Rasulullah SAW juga menyatakan bahwa puasa Asyura dapat menghapuskan dosa-dosa dua tahun yang lalu.

2. Menghindari musibah

Puasa Asyura juga dikaitkan dengan keutamaan dalam menghindari musibah. Dalam hadits riwayat Ibnu Abbas, Rasulullah SAW mengatakan bahwa Allah SWT menjaga dan melindungi orang yang berpuasa pada hari Asyura dari segala macam musibah.

3. Membawa berkah

Puasa Asyura juga dianggap membawa berkah dalam kehidupan kita. Dalam hadits riwayat Abu Hurairah, Rasulullah SAW mengatakan bahwa puasa Asyura merupakan puasa yang dianjurkan dan membawa berkah.

4. Pelebur Dosa 1 Tahun

Keutamaan berpuasa di hari asyura atau 10 Muharram, diyakini menjadi pelebur dosa selama satu tahun yang telah dilalui.

"Diriwayatkan dari Abu Qatadah ra: sungguh Rasulullah SAW bersabda pernah ditanya tentang keutamaan puasa hari Asyura, lalu beliau menjawab: 'Puasa Asyura melebur dosa setahun yang telah lewat'." (HR Muslim).

Puasa Tasua dan Asyura memiliki makna dan keutamaan yang penting dalam agama Islam.

Dengan berpuasa pada kedua hari tersebut, umat Muslim mengenang dan menghormati pengorbanan Husain bin Ali dan para syuhada Karbala.

Selain itu, puasa ini juga memberikan peluang untuk mendapatkan pahala, syafaat, menghapus dosa-dosa, menghindari musibah, dan membawa berkah.

Sebagai umat Islam, puasa Tasua dan Asyura merupakan amalan yang sangat dianjurkan untuk dilakukan.

Rekomendasi