KKN atau kuliah kerja nyata adalah hal yang biasanya dilakukan saat mahasiswa memasuki semester akhir. Saat melakukan KKN, biasanya mereka akan membuat proker dan menerapkannya di desa tempat mereka ditugaskan.
Selain melaksanakan proker, mereka juga harus bersosialisasi dengan warga sekitar. Contohnya dengan mengikuti kegiatan desa, salah satunya pengajian.
Saat pengajian, biasanya kita akan mendapat nasi kotak. Namun belum lama ini, sekelompok mahasiswa dari Universitas Brawijaya yang sedang KKN di Desa Sendang, Tulungagung mengunggah sajian tak biasa saat mengikuti pengajian di desa tersebut.
Advertisement
"Ikut pengajian konsumsinya nasi kotak," itulah yang tertulis di awal video yang diunggah belum lama ini.
Advertisement
Digelar di Fasilitas Umum Milik Desa
Acara pengajian di Desa Sendang ini tampaknya digelar di fasilitas umum yang disebut sebagai Sasana Langen Budaya Desa Sendang. Beberapa pengisi acara tampak duduk di atas panggung, sementara warga sekitar dan anak KKN yang akan tinggal di sini beberapa bulan duduk bersama di atas terpal.
TikTok
Advertisement
Advertisement
Bukan Nasi Kotak
Jika biasanya konsumsi yang disiapkan berupa nasi kotak, konsumsi di Desa Sendang ini cukup berbeda. Alih-alih nasi kotak atau jajanan pasar, konsumsi yang disediakan adalah daging dan makanan yang dipanggang atau grill.
Advertisement
Duduk Berkelompok
Tak hanya satu dua, tampak banyak alat grill yang disediakan. Anak-anak KKN dan masyarakat setempat pun tampak duduk berkelompok mulai dari 4 sampai 10 orang untuk setiap alat grill. Mereka tampak memasak dan menikmati bersama hidangan 'fancy' ini. Video ini pun viral dan mencuri perhatian warganet.
Advertisement
Curi Perhatian
"Gede juga nyalinya ngegrill di atas terpal," tulis seorang warganet.
"Dijamin anak mudanya langsung rajin pengajian," tulis warganet lain.
"Ditinggal dikit buka restoran BBQ itu," tulis warganet lain bercanda.
"Huu fancy pants rich mcgee over here," ujar warganet menyebut sajian pengajian ini cukup fancy.
"Liat panggungnya aj udh keliatan mewahnya," ujar yang lain.