Anak Guru Ngaji Ini Berhasil Lulus S-1 dan S-2 Jalur Cepat Unair, Ternyata Begini Kehidupannya

Ia aktif dalam kegiatan akademik maupun non-akademik.

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Anak Guru Ngaji Ini Berhasil Lulus S-1 dan S-2 Jalur Cepat Unair, Ternyata Begini Kehidupannya
Dzulfikar, lulusan fast track Unair asal Lamongan (© 2024 merdeka.com/Instagram @dzulfikar.alg)
Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com/Instagram @arekunair

Momen wisuda 241 Unair pada awal Maret 2024 lalu penuh haru karena kisah Muhammad Dzulfikar Al Ghofiri, mahasiswa fast track atau S1-S2 jalur cepat. Pada kesempatan itu, Dzulfikar bersujud di kaki ibunya.

Perjuangan Orang Tua

Mengutip Instagram @arekunair, ibu Dzulfikar adalah seorang guru ngaji sekaligus guru honorer. Sementara sang ayah sudah meninggal dunia. Di hadapan rektor Unair dan seluruh wisudawan, Dzulfikar menyampaikan terima kasih atas perjuangan ibunya. Dzulfikar juga bersujud di kaki sang ibunda dan tak kuasa membendung air matanya. Momen anak dan ibu asal Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan ini sontak membuat suasana ruangan wisuda penuh keharuan.

Profil

Muhammad Dzulfikar Al Ghofiri berasal dari Lamongan, Jawa Timur. Selain aktif dalam bidang akademik. Dzulfikar tercatat gemar berorganisasi. Ia pernah menjadi Wakil Presiden BEM FISIP Unair, Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Lamongan (Ikmala) Unair, Program Fasilitator Dampak Sosial Indonesia, Fasilitator Dampak Sosial Batch 9, Awardee Bakti Nusa, 
Program Facilitator Maxima, dan Pendiri Policy Minds.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sebelumnya, Dzulfikar merupakan Lulusan Terbaik MBI Amanatul Ummah di Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Lulus Cumlaude

Lulus Cumlaude
© 2024 merdeka.com/Instagram @dzulfikar.alg

Dzulfikar berhasil lulus dari program fast track Unair program Magister Administrasi Publik. Mengutip akun LinkedIn miliknya, Dzulfikar berada di kelas yang sama dengan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.

Gagasan

Akhir Agustus 2023 lalu, Duzlfikar mengikuti 9th International Conference on Contemporary Social and Political Affair di Universiti Sultan Zainal Abidin (Unisza), Kuala Terengganu, Malaysia. Ia membawa gagasan kebijakan hijau (green policy) dengan menggunakan teknologi panel surya sebagai pembangkit listrik ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Mengutip situs resmi Unair, munculnya gagasan tersebut dilatarbelakangi keprihatinan Dzulfikar terhadap kondisi polusi udara di ibu kota Jakarta. Isu tersebut sudah menjadi keprihatinan global karena Indonesia merupakan paru-paru dunia. Sementara itu, saat ini Indonesia mengalami krisis udara bersih. Salah satu penyebabnya adalah penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang tidak ramah lingkungan.

Buah Perjuangan

Buah Perjuangan
© 2024 merdeka.com/unair.ac.id

Keberhasilan Dzulfikar tak ia dapat begitu saja. Ada perjuangan panjang yang telah ia lakukan sejak duduk di bangku sekolah. Kini, ia memetik salah satu hasilnya. Meski demikian, Dzulfikar tak puas sampai di sini saja.

Rekomendasi