Kumpulan makanan pelancar pencernaan di bawah dapat Anda pilih salah satunya untuk mengatasi susah BAB.Sistem pencernaan memecah makanan menjadi nutrisi dan energi yang dapat digunakan tubuh. Beberapa jenis makanan bisa membantu proses pencernaan ini.
Begitu makanan masuk ke dalam tubuh melalui mulut, proses pencernaan dimulai. Tubuh secara bertahap memindahkannya melalui sistem pencernaan, yang memecah makanan menjadi bagian yang lebih kecil dan lebih berguna.Berbagai makanan pelancar pencernaan dapat membantu aneka tahap pada proses ini.
Mengonsumsi jenis makanan tertentu atau mengubah pola makan secara tiba-tiba dapat menyebabkan masalah pencernaan. Untuk itu, Anda harus betul-betul memerhatikan apa saja yang Anda konsumsi setiap harinya, agar kesehatan dan kelancaran pencernaan selalu terjaga. Lantas, apa saja jenis makanan pelancar pencernaan yang direkomendasikan?
Intip selengkapnya berikut ini.
Advertisement
1. Biji-Bijian Utuh
Makanan pelancar pencernaan yang pertama adalah biji-bijian utuh. Ya, jika ingin usus Anda bekerja lebih baik, konsumsilah biji-bijian karena fungsi usus yang optimal membutuhkan setidaknya 25 gram serat setiap hari. Dibandingkan dengan karbohidrat olahan seperti roti putih dan pasta, biji-bijian utuh menyediakan banyak serat, serta nutrisi tambahan, seperti asam lemak omega-3, dilansir dari hopkinsmedicine.org.
Ketika bakteri usus memfermentasi serat, mereka menghasilkan asam lemak rantai pendek. Molekul-molekul ini mendorong fungsi yang tepat dalam sel-sel yang melapisi usus besar, tempat 70 persen sel kekebalan tubuh hidup. Terlepas dari popularitas diet rendah karbohidrat untuk menurunkan berat badan, menghindari biji-bijian secara total tidak begitu bagus untuk bakteri usus baik yang berkembang biak dengan serat.
2. Sayuran Berdaun Hijau
Makanan pelancar pencernaan yang kedua adalah sayuran berdaun hijau. Sayuran hijau seperti bayam atau kangkung merupakan sumber serat yang sangat baik, serta penuh nutrisi seperti folat, vitamin C, vitamin K, dan vitamin A.
Makan banyak serat dan sayuran hijau memungkinkan Anda mengembangkan mikrobioma usus yang ideal. Menurut sebuah artikel di jurnal Nature Chemical Biology, sayuran berdaun hijau juga mengandung sulfoquinovose, yakni jenis gula tertentu yang membantu mendorong pertumbuhan bakteri usus yang sehat.
Advertisement
3. Protein Tanpa Lemak
Makanan pelancar pencernaan yang ketiga adalah protein tanpa lemak. Orang-orang yang menderita IBS atau sensitivitas usus harus tetap mengonsumsi protein tanpa lemak dan menghindari makanan yang kaya lemak, termasuk makanan yang digoreng.
Makanan tinggi lemak dapat memicu kontraksi usus besar, dan kandungan lemak tinggi dari daging merah hanyalah salah satu alasan untuk memilih pilihan yang lebih sehat. Para ahli mengatakan bahwa daging merah juga mempromosikan bakteri usus yang menghasilkan bahan kimia yang terkait dengan peningkatan risiko penyumbatan arteri.
4. Buah Rendah Fruktosa
Makanan pelancar pencernaan yang ke empat adalah buah rendah fruktosa. Jika Anda adalah seseorang yang rentan terhadap gas dan kembung, Anda mungkin harus mencoba mengurangi konsumsi fruktosa atau gula buah. Beberapa buah seperti apel, pir, dan mangga semuanya mengandung fruktosa tinggi.
Di sisi lain, buah seperti beri dan jeruk mengandung lebih sedikit fruktosa, membuatnya lebih mudah ditoleransi dan cenderung tidak menimbulkan gas. Pisang adalah buah rendah fruktosa lainnya yang kaya serat dan mengandung inulin, zat yang merangsang pertumbuhan bakteri baik di usus sehingga baik untuk dikonsumsi.
Advertisement
5. Alpukat
Makanan pelancar pencernaan yang kelima adalah alpukat. Alpukat adalah makanan super yang dikemas dengan serat dan nutrisi penting, seperti potasium, yang membantu meningkatkan fungsi pencernaan yang sehat. Alpukat juga merupakan makanan rendah fruktosa, jadi kecil kemungkinannya untuk menyebabkan gas.
6. Jahe
Makanan pelancar pencernaan yang ke enam adalah makanan-makanan yang mengandung jahe. Jahe merupakan tanaman yang dapat mengurangi kembung dan masalah pencernaan lainnya.
Bubuk jahe kering adalah bumbu yang sangat baik untuk membumbui makanan, dan Anda juga bisa menggunakan irisan jahe untuk membuat teh. Pilihlah bubuk akar jahe yang berkualitas untuk penyedap makanan. Untuk teh, pilih jahe segar untuk hasil terbaik.