Pohon kurma banyak tumbuh di daerah tropis dan buahnya sering dikonsumsi sebagai makanan penutup karena rasanya yang manis alami. Buah kurma juga diketahui memiliki kandungan gizi yang cukup mengesankan dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Kurma adalah buah yang manis dan kenyal dari pohon kurma (Phoenix dactylifera). Kurma telah menjadi makanan pokok Timur Tengah selama ribuan tahun. Umat muslim menganggap kurma sebagai suci, dan selama periode puasa Ramadhan, buah ini banyak dijajakan dan dikonsumsi.
Setiap buah kurma mengandung sekitar 60 hingga 70% gula dan jumlah serat yang tinggi, tergantung pada varietasnya. Ini membuatnya ideal sebagai makanan penambah energi yang sehat. Buah kurma juga tinggi zat besi dan dapat membantu dalam memerangi anemia.
Di Indonesia sendiri, buah kurma juga banyak terjual dalam berbagai bentuk. Baik dalam bentuk utuh, sudah dikeringkan, dijadikan suplemen, hingga diolah menjadi sari buah. Selain itu, diketahui pula bahwa buah ini memiliki manfaat bagi penderita penyakit demam berdarah.
Dalam artikel kali ini, merdeka.com akan mencoba menjabarkan informasi selengkapnya mengenai manfaat sari kurma untuk demam berdarah yang menarik untuk Anda ketahui.
Advertisement
Profil Nutrisi Kurma
Buah kurma telah populer di seluruh dunia dan digunakan sebagai pemanis alami dalam smoothie, jus, bar nutrisi, dan produk panggangan seperti kue dan muffin. Anda juga dapat membeli varietas kurma premium yang diisi dengan almond atau selai kacang dan produk khusus seperti molase kurma, sirup lengket manis yang dapat ditaburkan di atas pancake atau bubur.
Menurut USDA Food Data Central, kurma merupakan sumber energi, serat, gula, dan berbagai vitamin dan mineral yang baik. Mineral penting seperti kalsium, zat besi, fosfor, natrium, kalium, magnesium, belerang, dan seng dapat ditemukan di dalamnya. Terlepas dari nutrisi yang disebutkan di atas, kurma juga mengandung vitamin penting seperti thiamin, riboflavin, niacin, vitamin B6, folat, vitamin A, dan vitamin K, mengutip dari organicfacts.net.
Sebuah tinjauan yang diterbitkan dalam jurnal Critical Review in Food Science and Nutrition oleh peneliti Cornell Chang Yong Lee dan Mohamed Ali Al-Farsi menunjukkan bahwa lebih dari 15% kebutuhan harian mineral penting seperti tembaga, kalium, magnesium, dan selenium dapat dipenuhi dengan mengonsumsi 100 gram atau sekitar 4 butir kurma per hari.
Advertisement
Manfaat Sari Kurma untuk Demam Berdarah
Penderita penyakit demam berdarah biasanya akan melakukan segala cara untuk menaikkan kembali kadar trombositnya. Beberapa cara yang bisa dilakukan adalah dengan memperbanyak minum air putih, memastikan asupan makanan yang masuk cukup bergizi, dan juga, mengonsumsi sari kurma. Ya, sari kurma diketahui bermanfaat untuk penyakit demam berdarah.
Melansir dari laman klikdokter.com, sari kurma diketahui bukan obat untuk penyakit demam berdarah, melainkan hanya untuk membantu proses penyembuhannya saja. Menurut dr. Sepriani Timurtini Limbong, sari kurma memang mengandung banyak sekali vitamin seperti vitamin B1, B2, B3, B5 A, C dan juga mineral seperti zat besi, kalsium, fosfor, potasium, magnesium, dan zink.
Namun, yang perlu digaris bawahi adalah bahwa sari kurma hanya bersifat membantu mempercepat proses penyembuhan saja, bukan mematikan virus dan menyembuhkan pasien penderita demam berdarah secara total.
Penderita demam berdarah biasanya mengalami gejala berupa badan lemas yang cukup parah dan penurunan nafsu makan. Ada juga gejala lain seperti mual dan muntah, yang akan semakin menghambat pemenuhan asupan nutrisi penderita. Untuk itu, di sinilah peran sari kurma yang ditunggu-tunggu.
Selain dikenal dengan kandungan vitamin dan mineralnya yang tinggi, menurut dr. Sepri sari kurma juga memiliki kandungan kalori yang cukup tinggi. “Pada penderita DBD yang lemas dan tak bisa makan banyak, kandungan kalori dalam sari kurma ini bisa membantu mencukupi kalori hariannya,” jelasnya.
Kebutuhan kalori harian para penderita demam berdarah ini dapat tercukupi dengan mengonsumsi sari kurma. Ini akan membuat tubuh mereka memiliki cadangan energi yang lebih banyak dan memiliki kesempatan sembuh yang lebih cepat. Jika diseimbangkan dengan konsumsi air putih dan makan makanan bergizi, tak butuh waktu lama bagi trombosit untuk naik.