Potret Masjid Kebanggaan Banjarmasin, Perpaduan Gaya Timur Tengah dan Kalimantan Berdiri di Tanah Bekas Asrama Tentara Kolonial

Masjid yang ada di tengah kota ini punya ciri khas unik.

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Potret Masjid Kebanggaan Banjarmasin, Perpaduan Gaya Timur Tengah dan Kalimantan Berdiri di Tanah Bekas Asrama Tentara Kolonial
Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin (© 2024 merdeka.com/Google Maps)
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Masjid Raya Sabilal Muhtadin merupakan salah satu landmark Kota Banjarmasin. Nama masjid ini merupakan penghormatan terhadap ulama besar Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari.

Megah

Masjid dengan arsitektur megah ini dibangun di atas tanah luas yang dulunya merupakan asrama tentara Tatas. Pada era kolonialisme Belanda, tempat ini dikenal dengan nama Fort Tatas atau Benteng Tatas. Masjid ini tergolong unik dengan penempatan kubah berbentuk bulat pipih di atas bangunan berbentuk geometris kotak persegi panjang.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pada sekeliling bangunan terdapat empat menara kecil, masing-masing setinggi 21 meter. Sementara satu menara utama setinggi 45 meter.

Gaya Arsitektur

Masjid ini mencerminkan perpaduan arsitektur Timur Tengah dan Kalimantan. Mengutip situs Dunia Masjid Islamic Center, gaya arsitektur Timur Tengah terlihat dari elemen hias kaligrafi yang diukir pada bahan tembaga berwarna gelap bertuliskan ayat-ayat Al-Qur'an dan Asma’ul Husna. Kaligrafi ini ditulis menggunakan gaya Naski, Diwani, Riqah, Tsulus, dan Kufik.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Selain gaya Timur Tengah, motif khas Kalimantan yang berbentuk tumbuh- tumbuhan juga digunakan pada bangunan masjid. Motif ini memberikan kesan hidup dan dinamis.

Penggunaan kubah besar, tiang- tiang kokoh, serta dinding tebal dan padat pada masjid memberikan nuansa berat dan terkadang menekan. Sebagai penyeimbang, masjid ini dilengkapi kerawang pada pintu-pintu dan dinding. Bentuk kerawang memberikan suasana ringan yang ditimbulkan dari sifatnya yang tembus pandang.

Selain kerawang, upaya membuat bangunan masjid terasa ringan juga dilakukan dengan memasang lampu hias pada bagian dalam ruang utama. Lampu hias ini terdiri dari 17 buah unit gantungan dengan ribuan bola kaca tersusun dalam lingkaran bergaris tengah 9 meter.

Fungsi Masjid

Fungsi Masjid
Dok. Istimewa

Masjid ini berfungsi sebagai pusat kegiatan keagamaan dan pusat kegiatan sosial  masyarakat Banjarmasin. Tak jauh dari masjid ini  terdapat Taman Maskot dan Siring Sungai Martapura yang merupakan objek wisata.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Masjid ini dilengkapi  sarana pendidikan Sekolah Islam Sabilal Muhtadin. Lembaga pendidikan ini diharapkan mencetak generasi penerus bangs yang cerdas dan religiositas.

Rekomendasi