FOTO: BPBD Peringatkan Warga Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem di Jakarta dan Sekitarnya

BPBD DKI Jakarta mengumumkan, cuaca ekstrem berpotensi melanda Ibu Kota hingga 8 Maret 2024.

Liputan6.com
Oleh Liputan6.com - Reporter
FOTO: BPBD Peringatkan Warga Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem di Jakarta dan Sekitarnya
FOTO: BPBD Peringatkan Warga Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem di Jakarta dan Sekitarnya (Merdeka.com)

BPBD DKI Jakarta mengumumkan, cuaca ekstrem berpotensi melanda Ibu Kota hingga 8 Maret 2024.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pemandangan awan gelap menyelimuti langit di sekitar kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Kamis (7/3/2024). Liputan6.com/Angga Yuniar

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengumumkan, cuaca ekstrem berpotensi melanda Ibu Kota hingga 8 Maret 2024. Liputan6.com/Angga Yuniar

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengumumkan, cuaca ekstrem berpotensi melanda Ibu Kota hingga 8 Maret 2024. Liputan6.com/Angga Yuniar
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

BPBD DKI Jakarta menjelaskan, potensi cuaca ekstrem tersebut berdasarkan hasil pengamatan Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Liputan6.com/Angga Yuniar

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Cuaca ekstrem ini dipengaruhi oleh adanya aktivitas Madden Jullian Oscillation (MJO) atau fenomena perambatan awan yang memasuki wilayah Indonesia. Liputan6.com/Angga Yuniar

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Masyarakat pun dihimbau untuk mewaspadai dampak dari cuaca ekstrem tersebut, di antaranya banjir dan angin kencang. Liputan6.com/Angga Yuniar

Pemandangan awan gelap menyelimuti langit di sekitar kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Kamis (7/3/2024). Liputan6.com/Angga Yuniar

Pemandangan awan gelap menyelimuti langit di sekitar kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Kamis (7/3/2024). Liputan6.com/Angga Yuniar
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pemandangan awan gelap menyelimuti langit di sekitar kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Kamis (7/3/2024). Liputan6.com/Angga Yuniar

Rekomendasi