FOTO: Krisis Fasilitas Pesepeda di Jakarta, Jalur Diserobot Motor dan Rawan Pencurian

Pengembangan infrastruktur ramah pesepeda di Jakarta menemui banyak tantangan, mulai dari menyerobotan jalur oleh pemotor hingga ancaman pencurian sepeda.

Helmi Fithriansyah
Oleh Helmi Fithriansyah - Reporter
FOTO: Krisis Fasilitas Pesepeda di Jakarta, Jalur Diserobot Motor dan Rawan Pencurian
Kondisi fasilitas untuk pesepeda di salah satu jalan yang ada di Jakarta, Jumat (25/4/2025). (Liputan6.com/Herman Zakharia) (© 2025 Liputan6.com)

Sebagai kota metropolitan terbesar di Indonesia, Jakarta terus berupaya mendorong mobilitas berkelanjutan melalui pengembangan infrastruktur ramah pesepeda. Infrastruktur seperti jalur sepeda khusus, area parkir sepeda, hingga integrasi dengan transportasi publik telah dikembangkan untuk mendorong budaya bersepeda.

Keberadaan jalur sepeda di Jakarta bahkan telah diatur melalui Peraturan Gubernur Nomor 128 Tahun 2019, yang mengatur tata cara penggunaan dan pengelolaan fasilitas ini.

Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa fasilitas tersebut masih jauh dari ideal, dengan pesepeda kerap menghadapi tantangan serius seperti pelanggaran jalur oleh pemotor hingga ancaman pencurian sepeda.

Salah satu permasalahan utama yang dikeluhkan pesepeda adalah minimnya standar keamanan pada fasilitas parkir sepeda. Banyak area parkir sepeda, baik di pusat perkantoran, mal, maupun stasiun transportasi publik, tidak dilengkapi pengawasan memadai atau sistem penguncian yang aman.

Akibatnya, pesepeda kerap merasa was-was meninggalkan kendaraan mereka, terutama mengingat maraknya kasus pencurian sepeda di wilayah Jakarta.

Baru-baru ini, pada hari Senin (14/4/2025), media sosial dipenuhi dengan video yang menunjukkan seorang warga yang mengalami musibah kehilangan sepeda di kawasan Stasiun MRT Setiabudi Astra. Lokasi kejadian ini terletak di depan Chase Plaza, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan.

Tidak hanya soal keamanan, pesepeda di Jakarta juga menghadapi pelanggaran di jalur sepeda khusus. Jalur yang seharusnya menjadi hak istimewa bagi pengguna sepeda kerap diserobot oleh pengendara sepeda motor, bahkan kendaraan roda empat. Fenomena ini tidak hanya mengurangi kenyamanan, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan bagi pesepeda.

Meskipun Peraturan Gubernur telah mengatur sanksi bagi pelaku pelanggaran jalur sepeda, penegakan hukum di lapangan masih terbilang lemah. Akibatnya, pesepeda sering kali tersisih dan harus berbagi ruang dengan pemotor yang melaju kencang, mengesampingkan aspek keselamatan.

Krisis fasilitas pesepeda di Jakarta mencerminkan tantangan besar dalam mewujudkan kota yang ramah terhadap mobilitas berkelanjutan. Tanpa langkah konkret dari pemerintah dan kesadaran kolektif dari seluruh pengguna jalan, visi Jakarta sebagai kota ramah pesepeda akan sulit tercapai.

Krisis Fasilitas Pesepeda di Jakarta

Fasilitas Pesepeda di Jakarta, Hidup Segan Mati Tak Mau
Kondisi fasilitas untuk pesepeda di salah satu jalan yang ada di Jakarta, Jumat (25/4/2025). (Liputan6.com/Herman Zakharia) © 2025 Liputan6.com

Kondisi fasilitas parkir untuk pesepeda di salah satu ruas jalan di Jakarta, Jumat (25/4/2025). (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Fasilitas Pesepeda di Jakarta, Hidup Segan Mati Tak Mau
Potret salah satu fasilitas tempat parkir sepeda yang ada di Jakarta, Jumat (25/4/2025). (Liputan6.com/Herman Zakharia) © 2025 Liputan6.com

Kondisi fasilitas parkir untuk pesepeda tampak tak terawat di salah satu ruas jalan di Jakarta, Jumat (25/4/2025). (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Fasilitas Pesepeda di Jakarta, Hidup Segan Mati Tak Mau
Sebagai salah satu kota besar di Indonesia, Jakarta telah menyediakan berbagai fasilitas untuk pesepeda, termasuk jalur sepeda, fasilitas parkir, yang terkoneksi dengan transportasi publik. (Liputan6.com/Herman Zakharia) © 2025 Liputan6.com

Kondisi fasilitas parkir untuk pesepeda di salah satu ruas jalan di Jakarta, Jumat (25/4/2025). (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Fasilitas Pesepeda di Jakarta, Hidup Segan Mati Tak Mau
Jalur sepeda di Jakarta diatur dalam Peraturan Gubernur Nomor 128 Tahun 2019. (Liputan6.com/Herman Zakharia) © 2025 Liputan6.com

Sebuah barikade tampak menghalangi sebagian jalur sepeda di salah satu ruas jalan di Jakarta, Jumat (25/4/2025). (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Fasilitas Pesepeda di Jakarta, Hidup Segan Mati Tak Mau
Sayangnya, beberapa fasilitas pesepeda seperti parkiran dinilai belum memenuhi standar keamanan, sehingga banyak pesepeda yang was-was saat menitipkan kendaraan. (Liputan6.com/Herman Zakharia) © 2025 Liputan6.com

Sejumlah sepeda terparkir pada area khusus di salah satu ruas jalan di Jakarta, Jumat (25/4/2025). (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Fasilitas Pesepeda di Jakarta, Hidup Segan Mati Tak Mau
Tidak itu saja, seringkali pengguna sepeda di Jakarta merasa tersisih, bahkan di jalur khusus pun mereka harus rebutan dengan pemotor. (Liputan6.com/Herman Zakharia) © 2025 Liputan6.com

Sejumlah sepeda motor terparkir pada jalur khusus pesepeda di salah satu ruas jalan di Jakarta, Jumat (25/4/2025). (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Fasilitas Pesepeda di Jakarta, Hidup Segan Mati Tak Mau
Bahkan, beberapa waktu lalu pada Senin (14/4/2025), lini masa media sosial diramaikan oleh video warga yang mengalami musibah kehilangan sepeda di area Stasiun MRT Setiabudi Astra di depan Chase Plaza, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (14/4/2025). (Liputan6.com/Herman Zakharia) © 2025 Liputan6.com

Baru-baru ini, pada hari Senin (14/4/2025), media sosial dipenuhi dengan video yang menunjukkan seorang warga yang mengalami musibah kehilangan sepeda di kawasan Stasiun MRT Setiabudi Astra. Lokasi kejadian ini terletak di depan Chase Plaza, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Rekomendasi