Kepala Satpol PP DKI Jakarta Satriadi Gunawan meminta maaf atas ulah anak buahnya yang membubarkan pendemo tolak RUU TNI. Diketahui, para pendemo tengah berkemah di depan Gedung Pancasila, Gedung DPR RI sebagai bentuk penolakan terhadap revisi Undang-Undang atau UU TNI, Rabu (9/4) kemarin.
Satriadi berjanji akan mengedepankan pendekatan dialogis dalam menangani aksi demonstrasi di masa mendatang.
"Kami menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa yang terjadi dalam aksi di DPR pada Rabu (9/4) sore. Kami akan lebih mengedepankan dialog untuk menangani situasi serupa," kata Satriadi. Seperti dikutip Antara.
Advertisement
Lebih Humanis
Satriadi menambahkan, ke depan, Satpol PP terus berusaha lebih baik lagi, termasuk dalam menangani aksi unjuk rasa.
Ia menyebut pendekatan dengan cara dialog menjadi prioritas utama agar situasi tetap kondusif dan aspirasi masyarakat tetap tersampaikan tanpa menimbulkan gesekan.
"Pendekatan humanis dan komunikatif akan kami jadikan standar dalam setiap pengamanan. Kami ingin memastikan bahwa hak menyampaikan pendapat di muka umum tetap terjaga, sejalan dengan ketertiban umum dan kenyamanan masyarakat luas," kata Satriadi.