Usai Dilantik di Istana Negara, Ini Tugas Pertama Pramono Anung dan Rano Karno

Pramono Anung & Rano Karno resmi dilantik, tugas pertama: pengerukan kali Jakarta. Simak langkah awal mereka menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur di sini.

Andre Kurniawan Kristi
Oleh Andre Kurniawan Kristi - Reporter
Usai Dilantik di Istana Negara, Ini Tugas Pertama Pramono Anung dan Rano Karno
Pasangan calon gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga Pramono Anung (kiri) dan Rano Karno saat debat kedua Pemilihan Gubernur DKI Jakarta pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) S (© 2025 Liputan6.com)

Jakarta memasuki fase baru dalam kepemimpinan daerah setelah Pramono Anung dan Rano Karno dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta oleh Presiden Prabowo Subianto. Upacara pelantikan yang diadakan di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (20/2/2025), menjadi momen penting karena dihadiri oleh 961 kepala daerah dari seluruh Indonesia.

Dalam acara yang dipimpin oleh Presiden Prabowo ini, para kepala daerah terpilih mengucapkan sumpah jabatan sebagai wujud komitmen mereka dalam menjalankan pemerintahan daerah. Harapannya, langkah ini dapat menciptakan sistem pemerintahan yang lebih efisien, transparan, dan berfokus pada kepentingan masyarakat.

Selain pelantikan, agenda para kepala daerah juga mencakup pembekalan atau retret yang berlangsung di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, dari tanggal 21 hingga 28 Februari 2025. Retret ini dirancang untuk memberikan arahan serta pemahaman yang mendalam mengenai tugas dan tanggung jawab yang akan mereka emban selama masa jabatan mereka.

Pengerukan Sungai Jakarta Jadi Prioritas

Setelah resmi dilantik, Pramono Anung dan Rano Karno langsung mendapatkan tugas pertama yang jelas: menangani masalah banjir di Jakarta dengan cara melakukan pengerukan semua kali dan sungai yang ada di ibu kota. Inisiatif ini merupakan bagian dari program kerja 100 hari mereka yang bertujuan untuk memperbaiki infrastruktur penanganan banjir.

"Karena tugas pertama kita adalah mengeruk semua kali, semua sungai di Jakarta," ujar Rano Karno, dikutip dari ANTARA.

Untuk mendukung pelaksanaan tugas ini, pemerintah daerah akan mengerahkan sekitar 5.000 petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang akan bertanggung jawab atas pengerukan tersebut. Selain itu, pemerintah juga akan melakukan koordinasi dengan berbagai dinas terkait untuk memastikan bahwa program ini dapat dilaksanakan dengan baik dan efisien.

Serangkaian Agenda Awal Usai Pelantikan

Selain kegiatan pengerukan kali, Pramono Anung dan Rano Karno memiliki rangkaian agenda yang padat dalam beberapa hari pertama mereka menjabat. Setelah acara pelantikan, keduanya akan menghadiri sejumlah acara penting sebelum menuju Magelang untuk mengikuti pembekalan.

"Karena itulah sebelum besok Pak Gubernur ke Magelang, nanti seluruh rentetan acara setelah pelantikan, kemudian kita sertijab, setelah sertijab kita paripurna DPRD, setelah itu kita langsung rapat pimpinan," jelas Rano.

Dalam rapat pimpinan tersebut, semua Unit Pelaksana Daerah (UPD) akan diundang untuk menerima arahan langsung dari pemimpin baru Jakarta. Di sore hari, acara pelantikan pengurus Tim Penggerak PKK akan dilaksanakan, dan kegiatan tersebut akan diakhiri dengan Parade Senja.

Parade Senja dan Arahan untuk PPSU

Parade Senja akan menjadi salah satu momen krusial dalam pelaksanaan program 100 hari kerja Pramono Anung dan Rano Karno. Acara ini akan diikuti oleh sekitar 5.000 anggota PPSU yang akan menerima arahan langsung mengenai pengerukan sungai serta langkah-langkah awal untuk memperbaiki infrastruktur kota.

Lebih dari itu, Parade Senja juga berfungsi sebagai platform bagi para pemimpin baru untuk menyampaikan visi mereka dalam upaya membangun Jakarta yang lebih baik. Dengan melibatkan tenaga kerja dari PPSU, diharapkan proses pengerukan sungai dapat berlangsung lebih efisien dan memberikan dampak positif bagi masyarakat di ibu kota.

Pembekalan di Akmil Magelang, Apa yang Akan Dibahas?

Setelah menyelesaikan serangkaian aktivitas di Jakarta, Pramono Anung dan Rano Karno akan menuju Magelang untuk mengikuti pembekalan di Akademi Militer. Kegiatan ini direncanakan berlangsung selama satu minggu dan akan dihadiri oleh semua kepala daerah yang baru saja dilantik.

Pembekalan di Akmil ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan di tingkat daerah. Materi yang disampaikan meliputi berbagai aspek pemerintahan, kebijakan publik, serta strategi pembangunan daerah yang fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

People Also Ask

1. Mengapa pengerukan kali menjadi tugas pertama Pramono Anung dan Rano Karno?

Pengerukan kali dipilih sebagai prioritas karena banjir merupakan salah satu permasalahan utama di Jakarta. Dengan memperdalam dan membersihkan sungai, diharapkan aliran air menjadi lebih lancar dan risiko banjir dapat dikurangi.

2. Apa itu Parade Senja yang melibatkan 5.000 petugas PPSU?

Parade Senja merupakan kegiatan yang dilakukan untuk memberikan pengarahan kepada para petugas PPSU terkait tugas pengerukan kali dan program infrastruktur lainnya di Jakarta.

3. Apa tujuan pembekalan di Akmil Magelang?

Pembekalan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan kepala daerah melalui materi terkait kebijakan publik, tata kelola pemerintahan, serta strategi pembangunan daerah yang efektif.

Rekomendasi