Kerap Picu Kemacetan, 3 Ruas Jalan di Pondok Pinang Jaksel Bakal Diterapkan One Way

Kepala Sudin Perhubungan Jakarta Selatan Bernad Octavianus Pasaribu mengatakan, sistem satu arah akan diberlakukan di Jalan Pondok Pinang 3, Jalan H Muhi Raya sampai dengan Gang Bidan, Kelurahan Pondok Pinang.

Lydia Fransisca
Oleh Lydia Fransisca - Reporter
Kerap Picu Kemacetan, 3 Ruas Jalan di Pondok Pinang Jaksel Bakal Diterapkan One Way
Terminal Pondok Pinang tutup. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Petugas Suku Dinas (Sudin) Perhubungan Jakarta Selatan akan melakukan rekayasa lalu lintas dengan memberlakukan one way atau sistem satu arah (SSA) dan penutupan U-Turn atau putaran jalan. Rekayasa lalu lintas ini dilakukan untuk mengatasi kemacetan di sejumlah titik di Jakarta Selatan.

Kepala Sudin Perhubungan Jakarta Selatan Bernad Octavianus Pasaribu mengatakan, sistem satu arah akan diberlakukan di Jalan Pondok Pinang 3, Jalan H Muhi Raya sampai dengan Gang Bidan, Kelurahan Pondok Pinang.

"Kita sudah koordinasikan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, unsur kepolisian dan masyarakat. Kita juga sudah lakukan uji coba pada 8 Mei lalu di lokasi tersebut," kata Bernad dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/5).

Bernad menjelaskan, sistem satu arah diberlakukan di Gang Bidan karena akses jalan sempit jika dilalui dua kendaraan. Sementara itu, di Jalan Pondok Pinang 3 ada pasar tumpah yang kerap memicu kemacetan dan perselisihan antar warga dengan pengguna jalan.

"Sedangkan di Jalan H Muhi Raya, sistem satu arah diterapkan lantaran sering terjadi antrean panjang kendaraan di lokasi ini," kata dia.

Penutupan Putaran Jalan

Adapun untuk penutupan putaran jalan dilakukan di tiga lokasi, yakni di Komplek Brimob, Komplek Pomad di Jalan Raya Pasar Minggu, dan di Jalan RC Veteran depan SPBU Pertamina.

"Penutupan dilakukan karena keberadaan U-Turn ini menyumbang terjadinya kemacetan lalu lintas. Selain juga dimanfaatkan para pengatur lalu lintas amatir atau sering disebut Pak Ogah," jelas Bernad.

Selain tiga lokasi itu, putaran jalan di Jalan Pangeran Antasari - Jalan KH. Moh Naim II yang semula sudah ditutup kini dibuka kembali lantaran adanya aksi protes warga. Sebagai gantinya, akan dibuatkan U-Turn baru yang lokasinya tak jauh dari simpang jalan tersebut.

"Kami optimis program ini akan berjalan lancar demi mengatasi kemacetan," ucap Bernad.

Rekomendasi