Kapolda Metro Ungkap Sederet Wilayah Rawan di Jakarta Selatan

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadli Imran mengungkap indeks kerawanan tindak kriminal di Jakarta Selatan. Menurutnya kerawanan yang kerap terjadi di Jakarta Selatan beraneka ragam.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Kapolda Metro Ungkap Sederet Wilayah Rawan di Jakarta Selatan
lokasi rawan tawuran di jaksel. ©2023 Merdeka.com/ronald

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadli Imran mengungkap indeks kerawanan tindak kriminal di Jakarta Selatan. Menurutnya kerawanan yang kerap terjadi di Jakarta Selatan beraneka ragam.

"Kalau bicara soal Jakarta Selatan, ini ada beberapa kasus yang perlu kita sikapi bersama supaya kita bisa respon dengan baik," katanya dalam pertemuan dengan para ketua Rukun Warga (RW) Se-Jakarta Selatan di Kawasan Mega Kuningan, Minggu (5/2).

Acara itu dihadiri oleh Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Untung Budiharto.

Tak hanya itu, anak remaja yang sering 'nongkrong' terkadang didapati minuman keras. Hal ini sungguh tindakan yang meresahkan masyarakat.

"Knalpotnya blong, jam 3 subuh nongkrong, minumnya amer (anggur merah). Tahu Amer kan? Ngomongnya anggur tapi bikin mabuk. Mana ada anggur bikin mabuk. Mana ada anggur bikin mabuk. Anggur tuh obat jaman orangtua dulu, sekarang Amer," ujarnya.

Lokasi Balap Liar

Polda Metro pun mencatat ada beberapa wilayah di Jakarta Selatan yang sering dijadikan ajak balap liar.

"Yang paling meresahkan saya, lokasi balap liar di Jaksel, ada di daerah Setiabudi. Ada di Kebayoran Baru, Antasari. Di Kebayoran Lama, Permata Hijau, Pancoran. Ini masih banyak. Ini realitas. Saya sudah buat street race untuk fasilitasi. Karena ini semua anak-anak kita semua yang balapan," katanya.

"Lagi enak-enak tidur. Kasihan yang sudah sepuh terganggu," sambungnya.

Label daerah Tawuran

Tak hanya itu, data yang dimiliki kepolisian pun menyebutkan Jakarta Selatan kerap terjadi tawuran. Ia pun menyayangkan ada wilayah yang dikenal karena tawurannya.

"Kemudian ada lokasi tawuran. Camat, lurah, Babinsa, Babinkamtibmas silakan dilihat. Saya kemarin ketemu beberapa RW di Manggarai, sudah kesel hatinya, kata orang Betawi, apa, dah 'ampek' dah. Karena sekali dicap sebagai kampung tawuran, bapak tinggal mana Jakarta? Tinggal di kampung yang suka tawuran pak, sebut nama kampungnya misal apa? Oh iya yang suka tawuran itu ya, kan nyesek. Padahal itu zaman 70-80an tapi sekarang tetap melekat," bebernya.

"Saya kemarin ketemu beliau-beliau di Manggarai, saya berusaha bagaimana stigma itu, kadang stigma label itu jelek, karena kalau kita dilabel tawuran, kalau nggak tawuran nggak asik gitu," sambungnya.

Jagakarsa

Dengan label itu menurut Fadli, akan merusak perilaku anak-anak yang akan datang.

Sementara itu Heru Budi Hartono menambahkan, kalau saat ini, Ciganjur merupakan wilayah paling rendah tawuran dan kriminalitas.

"Artinya, tawurannya rendah, kriminalitasnya rendah, karena itu saya ucapkan selamat pak wali, dan tentunya diikuti oleh yang lainnya," kata Heru.

Rekomendasi