Ribut Usai Kecelakaan Motor, WN Inggris Diduga Jadi Korban Penganiayaan di Dekat Mapolrestabes Palembang

Insiden tersebut berujung pada laporan polisi setelah korban mengalami sejumlah luka.

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
Ribut Usai Kecelakaan Motor, WN Inggris Diduga Jadi Korban Penganiayaan di Dekat Mapolrestabes Palembang
Ribut Usai Kecelakaan Motor, WN Inggris Diduga Jadi Korban Penganiayaan di Dekat Mapolrestabes Palembang (Merdeka.com)

Seorang warga negara Inggris bernama Yunus Patel (38) diduga menjadi korban penganiayaan setelah terlibat perselisihan akibat kecelakaan sepeda motor di kawasan Flyover Jakabaring, Palembang. Insiden tersebut berujung pada laporan polisi setelah korban mengalami sejumlah luka.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (29/6) malam. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Yunus sempat terlibat tabrakan dengan pengendara sepeda motor lain saat melintas di Flyover Jakabaring. Benturan tersebut kemudian memicu adu mulut di antara keduanya.

Untuk menyelesaikan persoalan, kedua pihak awalnya sepakat menuju Mapolrestabes Palembang. Namun, situasi berubah ketika mereka tiba di sekitar lokasi kantor polisi.

Sesaat sebelum memasuki area Mapolrestabes Palembang, pria yang terlibat perselisihan dengan korban diduga mengarahkan Yunus ke lokasi yang berada di sisi gedung kepolisian. Di tempat itu, disebut telah menunggu beberapa orang yang diduga merupakan rekan pelaku.

Korban kemudian diduga mengalami aksi pengeroyokan yang menyebabkan sejumlah luka di tubuhnya. Setelah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit, Yunus bersama istrinya, Juwita (42), mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang untuk membuat laporan resmi.

"Masalahnya cuma karena tabrakan, sama-sama bawa motor. Mau ke kantor polisi malah diajak ke sampingnya dan suami saya dipukuli," ungkap Juwita saat melapor ke SPKT Polrestabes Palembang, Selasa (30/6).

Menurut Juwita, kesalahpahaman yang terjadi diduga dipengaruhi kendala komunikasi. Suaminya belum menguasai bahasa Indonesia maupun bahasa daerah, sementara lawan bicaranya tidak memahami bahasa Inggris yang digunakan korban.

"Masalahnya sepele, cuma karena bahasa saja, tidak nyambung mereka," kata Juwita.

Akibat insiden tersebut, Yunus mengalami memar di bagian belakang telinga, lecet pada leher, nyeri di bahu, serta luka robek di lutut kanan. Keluarga berharap aparat kepolisian segera mengungkap identitas pelaku dan memproses kasus tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Sementara itu, petugas SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Aditya Ammar Syaputra, membenarkan adanya laporan terkait dugaan penganiayaan terhadap seorang warga negara asing.

"Penyidik masih bekerja, saksi-saksi akan dipanggil untuk mengetahui kejadian sebenarnya, termasuk siapa pelakunya," kata Aditya.

Rekomendasi