Kasus kematian anak Angela Hindriati (54) kembali dibuka. Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya bakal menggali keterangan sejumlah saksi guna mengusut penyebab kematian.
Anak Angela korban mutilasi diketahui tewas usai jatuh dari apartemen di kawasan Rasuna Said, Jakarta pada 2018 lalu. Saat itu, anak Angela diduga bunuh diri. Status apartemen kini telah berganti menjadi milik Ecky Listhianto, pelaku mutilasi Angela.
Kanit IV Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Tommy Haryono mengatakan, pihaknya sedang mencari saksi-saksi yang mengetahui proses jual-beli apartemen Angela yang ada di Jaksel.
Bukan tanpa alasan, Tommy mengatakan, anak Angela dilaporkan meninggal dunia sebelum serah-terima kunci apartemen tersebut.
"Kuncinya sih di saksi-saksi yang melihat pada saat serah terima kunci. Karena anak korban meninggal sebelum serah-terima kunci," ucap Tommy, Jumat (13/1).
Advertisement
Tommy menerangkan, pihaknya terus mengumpulkan bukti-bukti guna mengetahui secara pasti penyebab kematian anak korban. Hal ini, sekaligus memberikan jawaban atas keraguan dari pihak keluarga.
"Iya (kami lidik). Harus kita jawab (penyebab kematian)," tandas dia.
Kematian Anak Angela berinisial ALL menyisakan misteri. ALL ditemukan tewas setelah terjatuh dari apartemen pada 2018 silam. Dugaan awal, ALL tewas akibat bunuh diri.
Namun, pihak keluarga baru-baru ini mencurigai ada hal lain yang menjadi penyebab kematian anak Angela.