Pemprov DKI Kembali Buka Pendaftaran DTKS Tahap 2, Begini Caranya

Pendaftaran dilakukan secara online melalui situs dtks.jakarta.go.id. Jika warga yang mengalami kendala mendaftar online dapat mendatangi kelurahan sesuai domisili dan membawa fotokopi KTP dan KK

Yunita Amalia
Oleh Yunita Amalia - Reporter
Pemprov DKI Kembali Buka Pendaftaran DTKS Tahap 2, Begini Caranya
Gedung Balai Kota DKI Jakarta. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Pemprov DKI Jakarta kembali membuka pendaftaran daftar terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) tahap 2 pada awal pekan depan. Bagi warga yang terdaftar akan mendapatkan bantuan sosial untuk memenuhi kebutuhan dasar.

"Pendaftaran DTKS tahun 2022 tahap 2 dibuka, semula dibuka pada tanggal 1-20 Mei 2022 ditunda menjadi tanggal 9-28 Mei dikarenakan cuti bersama dan hari raya Idulfitri," demikian informasi yang diunggah melalui akun instagram @dkijakarta, Rabu (4/5).

Dijelaskan dalam unggahan tersebut bahwa DTKS merupakan acuan dalam pemberian bantuan sosial untuk pemenuhan kebutuhan dasar yang bersumber APBN atau APBD.

Pendaftaran dilakukan secara online melalui situs dtks.jakarta.go.id. Jika warga yang mengalami kendala mendaftar online dapat mendatangi kelurahan sesuai domisili dan membawa fotokopi KTP dan KK.

Berikut langkah mendaftar DTKS:

-Membuka situd dtks.jakarta.go.id
-Buat akun baru bagi yang belum memiliki akun
-Login membuat akun yang sudah dibuat
-Pilih menu pendaftaran
-Masukan data diri anggota keluarga dan informasi rumah tangga ke dalam sistem
-Klik kirim

"Satu akun dapat digunakan untuk mendaftarkan beberapa keluarga rumah tangga."

Pendaftaran DTKS tidak dapat berlaku terhadap warga ber-KTP non DKI, tidak berdomisili di Jakarta, ada anggota rumah tangga yang menjadi pegawai tetap BUMN PNS TNI Polri anggota DPR DPRD, rumah tangga memiliki mobil, rumah tangga memiliki tanah atau lahan dan bangunan dengan NJOP di atas satu miliar.

Sumber air pertama yang digunakan rumah tangga untuk minum adalah air kemasan bermerek, tidak termasuk air isi ulang. Dan, dinilai tidak miskin oleh masyarakat setempat.

Rekomendasi