Polisi masih mendalami terkait insiden meninggalnya Wakil Ketua Dewan Kota Jakarta Utara, M Rivani, setelah mengalami kecelakaan di Jalan Raya Cilincing, Jakarta Utara. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (12/10) dini hari.
"Sementara masih pendalaman, belum ada update lagi," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Argo Wiyono, saat dikonfirmasi, Selasa (19/10
Argo menjelaskan, pihaknya belum bisa menyimpulkan apakah insiden tersebut merupakan kejadian tabrak lari, atau tidak.
"Cuma kita juga belum bisa menyimpulkan kalau itu tabrak lari. Masih ada kemungkinan dia kesenggol. Karena di sana mobilnya besar-besar apa mungkin sopir tak berasa dia," jelasnya.
Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kata Argo, petugas masih sulit mendapatkan rekaman CCTV yang memperlihatkan insiden yang menewaskan Rivani dan melukai istrinya, RS.
"Nah itu kita juga masih kesulitan soal CCTV. Belum ketemu yang pas yang bisa membuat terang peristiwa itu belum (dapat)," sebutnya.
"Kalau kondisi di depan itu terang cuma di jalan lain tidak semua ada penerangan jalan, minimlah," lanjutnya.
Sementara kondisi RS, istri korban masih menjalani perawatan di rumah sakit.
"Kalau kondisi istri korban terkahir masih di rumah sakit. Coba nnti hari ini saya update," jelasnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Kota Jakarta Utara M Rivani meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di Jalan Raya Cilincing, Jakarta Utara, pada Selasa (12/10) dini hari.
Kanit Laka Wilayah Jakarta Utara, AKP Edy Wibowo menerangkan, korban bersama istrinya ketika itu sedang berkendara sepeda motor melaju di Jalan Raya Cilincing dari arah barat ke timur tepat di dekat Asrama Airud.
Edy menyebut, saat kejadian, Rivani hendak menyalip kendaraan yang parkir di bahu kiri jalan. Di saat bersamaan, sebuah mobil yang melaju dari arah berlawanan melaju dan menabraknya.
"Pengendara kurang hati-hati sehingga terserempet kendaraan lain," kata Edy dalam keterangan tertulis, Selasa (12/10).
Rivani dan istrinya sempat dilarikan ke RSUD Koja. Namun luka yang diderita oleh Rivani terlalu parah sehingga merenggut nyawanya. "Sedangkan penumpang (istrinya) mengalami luka-luka," ucap dia.
Kasus kecelakaan ditangani Unit Laka Lantas Polres Jakut. Edy menerangkan, pihaknya sedang memburu pengendara mobil.
"Pelaku masih dalam lidik, setelah kejadian kendaraan roda empat tidak diketahui meninggalkan lokasi," tandas dia.