Kronologi Pikap Angkut Santri Tabrak Rumah di Lampung, 2 Orang Tewas

Kecelakaan pikap pengangkut santri di Kalianda menewaskan dua orang dan melukai sejumlah penumpang.

Ardi Munthe
Oleh Ardi Munthe - Reporter
Kronologi Pikap Angkut Santri Tabrak Rumah di Lampung, 2 Orang Tewas
Kecelakaan maut melibatkan mobil pikap yang mengangkut rombongan santri di Lampung Selatan. (Dok. Istimewa).

Kecelakaan tunggal yang melibatkan mobil pikap pengangkut rombongan santri terjadi di Jalan Exit Tol Kalianda, Dusun Kubang Handak, Desa Canggu, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Kendaraan tersebut hilang kendali hingga menabrak sebuah rumah warga.

Insiden itu mengakibatkan dua santri meninggal dunia. Sementara itu, sejumlah penumpang lainnya mengalami luka-luka dan telah mendapat penanganan medis.

Kasat Lantas Polres Lampung Selatan AKP M. Erza Trisyahputra Nasution mengatakan, kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan tunggal yang melibatkan mobil pikap Suzuki Carry hitam bernomor polisi BE 8733 OC.

"Mobil melaju dari arah Exit Tol Kalianda menuju Simpang Fajar. Saat memasuki jalan menikung, kendaraan diduga melaju dengan kecepatan tinggi hingga pengemudi kehilangan kendali," kata Erza, Rabu (22/7/2026).

Setelah kehilangan kendali, mobil keluar dari badan jalan ke sisi kanan lalu menghantam sebuah rumah warga. Kendaraan sempat berputar sebelum akhirnya berhenti setelah menabrak bak penampungan air yang berada di depan rumah.

Dalam peristiwa tersebut, dua penumpang pikap meninggal dunia di lokasi. Korban masing-masing berinisial MAG (18), santri asal Pesawaran, dan MF (16), santri asal Kecamatan Katibung, Lampung Selatan.

Keduanya mengalami luka berat berupa pendarahan dari telinga, mulut, dan hidung, luka robek di bagian belakang kepala, serta memar pada tubuh.

Sementara itu, pengemudi pikap berinisial MRA (18) mengalami luka robek di bagian mata kanan.

 

4 Penumpang Luka-luka

Empat penumpang lainnya, yakni MS (16), RD (16), AF (18), dan AS (16), juga mengalami luka-luka. Mereka mengalami luka robek, patah tulang, hingga lecet di sejumlah bagian tubuh dan telah mendapatkan penanganan medis.

Erza menjelaskan, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan kondisi jalan saat kejadian dalam keadaan baik dengan permukaan beton. Cuaca juga cerah dan arus lalu lintas terpantau sepi, namun lokasi kecelakaan berada di tikungan yang dikelilingi permukiman warga.

"Kasus kecelakaan ini masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Lampung Selatan untuk penyelidikan lebih lanjut," sebutnya.

Rekomendasi