Anies Sebut Pembangunan Masjid At Tabayyun di Meruya Dapat Rekomendasi dari FKUB

Ia pun menuturkan pembangunan jika tidak tertib ketentuan, hanya menimbulkan potensi masalah. Anies memahami proses pembangunan masjid tersebut cukup memakan waktu, yakni 3 tahun. Namun, menurutnya, waktu tersebut akan dirasa singkat saat masjid sudah kokoh berdiri.

Yunita Amalia
Oleh Yunita Amalia - Reporter
Anies Sebut Pembangunan Masjid At Tabayyun di Meruya Dapat Rekomendasi dari FKUB
Anies Baswedan resmikan kampung susun akuarium. ©Instagram/@aniesbaswedan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan pembangunan Masjid At Tabayyun di Kompleks Perumahan Taman Villa Meruya Jakarta Barat sudah berdasarkan rekomendasi Forum Kerumunan Umat Beragama (FKUB). Pernyataan ini seiring dengan penolakan warga atas pembangunan tersebut dikarenakan dugaan adanya alih fungsi lahan hijau.

"FKUB memberikan rekomendasi, dan rekomendasi itu kita bisa menjalankan prosedur dengan baik," ucap Anies saat menyampaikan sambutan dalam seremonial peletakan batu pertama pembangunan Masjid At Tabayyun, Jumat (27/8).

Ia pun menuturkan pembangunan jika tidak tertib ketentuan, hanya menimbulkan potensi masalah. Anies memahami proses pembangunan masjid tersebut cukup memakan waktu, yakni 3 tahun. Namun, menurutnya, waktu tersebut akan dirasa singkat saat masjid sudah kokoh berdiri.

"3 Tahun itu menjadi waktu yang amat singkat," ucapnya.

Di saat bersamaan, sekelompok ibu komplek perumahan tersebut melakukan aksi damai, memprotes atas langkah awal pembangunan masjid tersebut. Alasan para ibu protes karena lahan yang rencananya akan didirikan Masjid At Tabayyun merupkan ruang terbuka hijau (RTH).

Sengketa lahan pernah diajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) dan baru akan diumumkan pekan depan.

"Pemaksaan pembangunan padahal minggu depan baru akan diputus PTUN," ujar Sekretaris RW setempat, Ridwan Susanto.

Rekomendasi