PPKM Jakarta Level 3, Pemprov DKI Diminta Tetap Siaga Jika Kasus Covid Kembali Naik

Kesiapan juga tidak hanya tentang fasilitas kesehatan, melainkan sumber daya manusia, pelayanan kesehatan dan sebagainya, menjadi faktor penting sebagai bentuk persiapan pemerintah jika sewaktu-waktu kembali terjadi penularan virus secara meluas.

Yunita Amalia
Oleh Yunita Amalia - Reporter
PPKM Jakarta Level 3, Pemprov DKI Diminta Tetap Siaga Jika Kasus Covid Kembali Naik
Ilustrasi corona. ©2020 Merdeka.com/shutterstock

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP, Gilbert Simanjuntak, mengingatkan Pemprov DKI tetap memiliki kesiapan terhadap kemungkinan penularan Covid-19 kembali melonjak. Sebab seiring mobilitas masyarakat yang meningkat sangat berpotensi terhadap penularan virus.

"Apa yang justru perlu adalah kesiapan bila kasus ini naik lagi karena masyarakat sulit dibatasi mobilitasnya," ucap Gilbert kepada merdeka.com, Rabu (25/8).

Politikus yang memiliki latar belakang sebagai pakar kesehatan masyarakat itu menjelaskan, kesiapan dalam segala hal menjadi penting agar tidak menimbulkan kepanikan di masyarakat saat kasus melonjak.

Kesiapan juga tidak hanya tentang fasilitas kesehatan, melainkan sumber daya manusia, pelayanan kesehatan dan sebagainya, menjadi faktor penting sebagai bentuk persiapan pemerintah jika sewaktu-waktu kembali terjadi penularan virus secara meluas.

Terakhir, Gilbert mengingatkan selama menjalani pandemi Covid-19, 1 tahun 8 bulan semua masyarakat memiliki tanggung jawab atas pengendalian virus.

"Bukan standar pelayanan saja, tapi standar fasilitas dan tenaga. Sekarang semua sudah harus menjaga diri, sebagai garda terdepan," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan pihaknya mulai menyusun strategi untuk hidup bersama epidemi. Ia mengatakan, sedikitnya ada tiga poin besar yang akan dilakukan pemerintah dalam implementasinya.

Mengacu pada arahan Presiden Jokowi, Menkes Budi mengatakan upaya-upaya yang nantinya dilakukan untuk menyeimbangkan antara hidup sehat dan hidup bermanfaat secara ekonomi.

"Presiden minta kami untuk bisa mulai menyusun strategi hidup bersama pandemi, bukan hanya strategi penanganan, untuk itu ada beberapa hal yang kami sampaikan," katanya secara virtual, Senin (23/8).

Sebagai langkah awal, pemerintah akan menegakkan protokol kesehatan yang berbasis teknologi informasi. Artinya, akan ada pemanfaatan lebih luas dan lebih ketat melalui aplikasi peduli lindungi.

“Paling penting agar kita bisa menyeimbangkan antara hidup sehat dan hidup yang bermanfaat secara ekonomi yang paling penting adalah prokes harus disiplin,” jelasnya.

Rekomendasi