Jembatan Penghubung Halte CSW dan Stasiun MRT ASEAN Mulai Dibangun, Selesai Agustus

Anies mengklaim, pengerjaan jembatan telah berdasar pada tata kelola yang benar mulai dari gagasan, sayembara hingga eksekusinya. Pengerjaan diharapkan rampung pertengahan tahun 2020 mendatang.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Jembatan Penghubung Halte CSW dan Stasiun MRT ASEAN Mulai Dibangun, Selesai Agustus
Anies resmikan pembangunan skybridge MRT ASEAN dan Transjakarta CSW. ©2020 Merdeka.com/Imam Buhori

Pembangunan jembatan penyeberangan multiguna (JPM) atau skybridge Stasiun MRT ASEAN dengan Halte Transjakarta Centrale Stichting Wederopbouw (CSW) resmi dimulai. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, berharap memudahkan penumpang kedua moda transportasi tersebut berpindah lebih mudah atau terintegrasi.

"Untuk pelajaran bahwa jangan lagi di manapun di Indonesia kalau kita membangun, membangunnya sendiri-sendiri, harus membangun sebagai satu kesatuan," kata Anies di Stasiun MRT ASEAN, Jakarta Selatan, Rabu (22/1).

Dia mengklaim, pengerjaan jembatan telah berdasar pada tata kelola yang benar mulai dari gagasan, sayembara hingga eksekusinya. Pengerjaan diharapkan rampung pertengahan tahun 2020 mendatang.

"Insya Allah ini hasilnya nanti bulan Agustus mudah-mudahan sudah bisa dibuka, akan bisa dirasakan oleh warga Jakarta," ucapnya.

Anies juga berharap cara pandang masyarakat akan berubah mengenai kendaraan umum. Penumpang tidak lagi dipusingkan jika harus memilih ragam tranportasi untuk beraktivitas.

"Bukan satu moda, tetapi kendaraan umum itu adalah seluruh moda. Naik Transjakarta bisa pindah ke MRT, bisa pindah ke KRL, bisa pindah ke mana saja," jelasnya.

Direktur Utama PT Transjakarta, Agung Wicaksono menyatakan berdasarkan data penumpang koridor 13 mencapai 30 ribu penumpang setiap hari. Sedangkan penumpang yang melewati Stasiun MRT Jakarta mencapai 35 ribu orang.

"Jadi bayangkan saja, tentu potensinya besar (bila terintegrasi)," jelas Agung.

Reporter: Ika Defianti

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi