Ribuan Korban Banjir Jakarta Lakukan Pembaharuan Dokumen

Kepala Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta Dhany Sukma menyatakan proses pembaharuan itu dilakukan di lima kota administratif. Berdasarkan data pada 4-7 Januari 2020, pembaharuan dokumen paling banyak yakni KK dan KTP.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Ribuan Korban Banjir Jakarta Lakukan Pembaharuan Dokumen
Pengungsi di GOR Pengadegan. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Usai banjir yang terjadi awal Januari 2020, masyarakat mulai melakukan pembaharuan dokumen kependudukan. Mulai dari KTP elektronik, Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran hingga kartu identitas anak (KIA).

Kepala Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta Dhany Sukma menyatakan proses pembaharuan itu dilakukan di lima kota administratif. Berdasarkan data pada 4-7 Januari 2020, pembaharuan dokumen paling banyak yakni KK dan KTP.

"KTP elektronik ada 559, KK 1035, akta kelahiran 169, surat keterangan domisili usaha (SIDS) 2, KIA 207, surat keterangan 59 dan konsultasi ada 15," katanya saat dihubungi Liputan6.com, Rabu (8/1).

Selain itu, dia menambahkan, Jakarta Barat menjadi lokasi paling tinggi dalam pembaharuan dokumen. Dengan rincian yakni KTP elektronik ada 163 dan KK mencapai 304.

"Lalu akta 14, KIA ada 120 dan surat keterangan (Suket) 40," ujarnya.

Sebelumnya, Dirjen Kependudukan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fahrullah mengaku, telah menyiapkan 1 juta keping blanko e-KTP untuk warga korban banjir.

Nantinya, para korban banjir tersebut bisa melakukan pergantian e-KTP dari yang rusak atau hilang akibat banjir.

"Blanko kita sekarang lebih dari 1 juta keping tersedia di gudang. Masyarakat silakan KTP-el nya yang belum jadi, hilang atau rusak segera menghubungi Dinas Dukcapil setempat," kata Zudan Arief di Gedung Ditjen Bina Kemendes dan Ditjen Duk Capil, Jakarta Selatan, Selasa (7/1/2020).

Ia pun mengimbau, kepada Dinas Pendudukan Catatan Sipil yang merasa stok blankonya habis untuk segera melapor ke Kemendagri. Sehingga, layanan untuk mengganti KTP korban banjir bisa segera dilakukan.

"(Untuk) Dinas Dukcapil yang blangkonya habis untuk segera mengambil ke kantor pusat. Lelang untuk 2020 sudah selesai," ujarnya.

Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi