21 Titik Lampu Lalu Lintas di Jakarta Belum Berfungsi Setelah Listrik Padam

Lampu lalu lintas itu belum berfungsi karena daya listrik di lokasi yang belum stabil. Untuk mencegah kemacetan ini, 363 personel polisi di tiap-tiap titik lampu lalu lintas yang tidak berfungsi.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
21 Titik Lampu Lalu Lintas di Jakarta Belum Berfungsi Setelah Listrik Padam
lampu lalu lintas. shutterstock

Aliran listrik di Jabodetabek yang sempat padam total pada Minggu (5/8) kemarin berangsur normal hari ini. Namun khusus di Jakarta, terpantau 21 titik lampu lalu lintas belum berfungsi.

"Ada penambahan menjadi 21 titik hingga siang ini," kata Kasubdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Nasir di Mapolda Metro Jaya, Senin (5/8).

Lampu lalu lintas itu belum berfungsi karena daya listrik di lokasi yang belum stabil. Sehingga, lampu merah belum siap beroperasi dengan normal.

"Tambahan dua, di Traffic Light (TL) Arion dan TL Pertanian. Ini terjadi karena masih ada di wilayah itu yang listriknya belum menyala. Jadi, belum kuat mengangkat daya. Bukan karena lampu lalu lintasnya rusak ya," ujar Nasir.

Untuk mencegah kemacetan ini, lanjut Nasir, pihaknya mengerahkan 363 personel di tiap-tiap titik lampu lalu lintas yang tidak berfungsi.

"Tiap titik kita kerahkan tiga orang personel," pungkas Nasir.

Sebelumnya, berdasarkan keterangan tertulis dari PT PLN, meminta maaf atas pemadaman yang terjadi akibat Gas Turbin 1 sampai dengan 6 Suralaya mengalami gangguan atau trip. Sementara Gas Turbin 7 saat ini dalam posisi mati (Off). Selain itu Pembangkit Listrik Tenaga Gas Turbin Cilegon juga mengalami gangguan atau trip.

Gangguan ini mengakibatkan aliran listrik di Jabodetabek mengalami pemadaman. "Kami mohon maaf sebesar-besarnya untuk pemadaman yang terjadi, saat ini upaya penormalan terus kami lakukan, bahkan beberapa Gardu Induk sudah mulai berhasil dilakukan penyalaan," kata Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN I Made Suprateka.

Rekomendasi