Wakil Presiden Jusuf Kalla alias JK meninjau pembangunan tahap akhir Mass Rapid Transit (MRT) di stasiun Bundaran Hotel Indonesia. JK ditemani Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Dirut MRT William Sabandar dan Direktur Jenderal (Dirjen) Perkeretaapian Kemenhub, Zulfikri.
JK berharap kesadaran masyarakat lebih disiplin menjaga semua fasilitas terkait MRT. Tidak ada upaya vandalisme yang merusak.
"Disiplin, bagaimana masyarakat berbudaya disiplin. Jangan coret-coret, tepat waktu datang, dan antre," kata JK usai meninjau MRT di Stasiun Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu (20/2).
Menurutnya, tidak diperlukan pengawasan khusus pada para pengguna MRT. Semua berawal dari kesadaran masyarakat itu sendiri.
"Pertama sosialisasi mengajak. Karena kalau disiplin itu tanpa pengawasan. Kalau orang diawasi terus menerus itu tidak disiplin. Karena dia takut diawasi. Disiplin itu ada di dalam," kata JK.
Sebelumnya JK sudah meninjau Moda Raya Terpadu (MRT) dari stasiun Bundaran Hotel Indonesia. Rangkaian MRT terdiri dari 6 kereta dan mampu mengangkut penumpang hingga 1.200-1.900 sekali jalan.
Proses uji coba MRT akan dilakukan akhir Februari ini. Sedangkan operasional MRT dimulai bulan Maret mendatang.