Warga DKI ingin lakukan sahur on the the road diimbau lapor polisi agar dikawal

"Polri akan menyebar ke tempat-tempat di mana yang akan dilewati oleh warga yang hendak SOTR. Kami akan menyampaikan bahwa lebih baik sahurnya di rumah. Tapi, jika memang ada harus dikawal oleh Polri," kata Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Purwanta, kepada wartawan, Selasa (15/5).

Rita
Oleh Rita - Reporter
Warga DKI ingin lakukan sahur on the the road diimbau lapor polisi agar dikawal
Ilustrasi Polisi. ©2015 Merdeka.com

Muhammadiyah telah memutuskan awal Ramadan jatuh pada tanggal 17 Mei mendatang. Salah satu yang menjadi tradisi saat bulan puasa adalah sahur on the road, atau menjalankan sahur di luar rumah.

Kepolisian meminta warga tidak melakukan kegiatan sahur on the road. Jika pun ada yang ingin melakukannya, harus melaporkan ke polisi terlebih dahulu supaya mendapatkan pengawalan.

"Polri akan menyebar ke tempat-tempat di mana yang akan dilewati oleh warga yang hendak SOTR. Kami akan menyampaikan bahwa lebih baik sahurnya di rumah. Tapi, jika memang ada harus dikawal oleh Polri," kata Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Purwanta, kepada wartawan, Selasa (15/5).

Purwanta menjelaskan, polisi bersama TNI akan rutin berkeliling patroli ke sejumlah tempat-tempat di Jakarta Selatan. "Biasanya kami menyebutnya operasi Ramadan," ungkap dia.

Selain itu, Polda Metro Jaya juga memiliki program polisi di setiap Rukun Warga (RW).

"Biasanya anggota Babin itu mengcover satu kelurahan. Kini dengan program yang koordinasinya kalau ada apa-apa boleh langsung ke polisi yang ditunjuk untuk mendampingi RW," ujar dia.

Reporter: Ady Anugrahadi

Sumber: Liputan6.com

Halaman
Rekomendasi