Bang Yos mencontohkan Anies-Sandi cara tutup lokalisasi Kramat Tunggak

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno akan meniru apa yang telah dilakukan Sutiyoso yang telah berhasil menutup Kramat Tunggak dan dijadikan Jakarta Islamic Center.

Syifa Hanifah
Oleh Syifa Hanifah - Reporter
Bang Yos mencontohkan Anies-Sandi cara tutup lokalisasi Kramat Tunggak
Sutiyoso dan Sandiaga. ©2017 Merdeka.com/Facebook Sandiaga

Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso memberikan beberapa masukan untuk Anies-Sandi dalam membangun kota Jakarta, salah satunya terkait penutupan pusat-pusat hiburan malam atau tempat prostitusi.Bang Yos sapaan akrab Sutiyoso mengatakan pusat-pusat hiburan malam masih banyak tersebar di Jakarta. Walau saat kepemimpinan Anies-Sandi sudah berhasil menutup Hotel Alexis. Ia mengatakan dalam menutup tempat-tempat lokalisasi perlu waktu yang panjang agar tidak terjadi gejolak di masyarakat."Ya kan sebenarnya masih ada ya, saya yakin ada beberapa, yang terselubung itu masih ada ya. Tertibkan, yang paling penting sosialisasi jangan gejolak," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (21/11).Sebagai contohnya, di masa kepemimpinannya, Bang Yos berhasil menutup lokalisasi Kramat Tunggak yang berada di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara. Saat itu, perlu waktu panjang untuk berhasil menutup lokalisasi. Perlu waktu satu tahun untuk sosialisasi, bahkan ia telah menyiapkan sosialisasi mental dengan artinya memberikan siraman rohani untuk para pekerja."Secara mental saya terus masukkan ustaz untuk kasih ceramah mereka bahwa pekerjaan itu harus kamu tinggalkan, secara non mental kita berikan kursus, sesuaikan ya, yang mau catering, nyalon, belajar jahit, kita yang biayai," jelasnya."Saya amat yakin zaman sekarang akan lebih bisa karena anggarannya juga jauh lebih besar dari zaman saya. Sehingga tidak menimbulkan gejolak apapun," lanjutnya.Kramat Tunggak itu 11 hektare luasnya, itu prostitusi terbesar di Asia Tenggara, dan Pengalaman-pengalaman itu lah yang dibagi dan dijadikan masukan untuk Anies-Sandi. Bagaimana menutup tempat prostitusi itu tanpa menimbulkan gejolak sosial.Karena dia yakin, orang yang bekerja di tempat seperti itu karena keterpaksaan, mereka punya tanggungjawab keluarga, anaknya harus sekolah, dan tidak ada pilihan lain selain bekerja di tempat itu."Kalau kita bekali pekerjaan lain, kita kasih modal, tentu mereka mau alih profesi," ungkap Bang Yos.Sementara itu Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno akan meniru apa yang telah dilakukan Sutiyoso yang telah berhasil menutup Kramat Tunggak dan dijadikan Jakarta Islamic Center."Jadi konsep-konsep seperti itu mengubah tempat haram jadah jadi sajadah itu sudah dilakukan pada jaman bang Yos. Jadi bukan hanya Anies Sandi yg memiliki pandangan serupa. Bang Yos dan pemimpin sebelumnya juga sudah pemandangan sekarang," kata Sandi.

Rekomendasi