Belakangan ini, keruwetan Pasar Tanah Abang kembali muncul ke permukaan. Beredar foto di sejumlah media yang menyebut jumlah PKL di Tanah Abang semakin meningkat.Namun, hal itu dibantah Pemprov DKI. Melalui Wakasatpol PP DKI Jakarta Hidayatullah menyebut jika foto yang beredar merupakan dokumen lama."Itu cuma menurun kok. Itu cuma media yang pake foto-foto lama. Gambar lama itu bulan Mei," ujarnya di Balai Kota, Kamis (26/10).Hidayatullah juga mengungkapkan dirinya diperintahkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk merampungkan data jumlah PKL di Tanah Abang dalam satu pekan."Dikasih waktu seminggu tadi. Baru koordinasi-koordinasi. Insya allah minggu ini sudah adalah hasil pengkajiannya," tuturnya.Kajian itu pemprov lakukan untuk menindaklanjuti penertiban PKL. Pemprov DKI. Kajian itu diperlukan untuk menindak secara humanis.Anies membuat dua tim dalam pengkajian itu. Satpol PP ditugasi untuk melakukan pendataan. Sementara, ada tim khusus untuk tindaklanjut data oleh Gubernur."Pedagangnya yang dikasi supaya lebih humanis," ucap Hidayatullah.
Klaim PKL Tanah Abang turun, Pemprov sebut foto beredar dokumen lama
Namun, hal itu dibantah Pemprov DKI. Melalui Wakasatpol PP DKI Jakarta Hidayatullah menyebut jika foto yang beredar merupakan dokumen lama.
Advertisement
Rekomendasi