Politikus Gerindra sebut Ahok tak cuti buat pencitraan

Syarif mempertanyakan, mengapa Basuki atau akrab disapa Ahok selalu berburuk sangka terhadap legislatif.

Fikri Faqih
Oleh Fikri Faqih - Reporter
Politikus Gerindra sebut Ahok tak cuti buat pencitraan
Basuki Tjahaja Purnama. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Anggota DPRD DKI Jakarta Syarif bingung dengan sikap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Dia bingung dengan alasan mantan Bupati Belitung Timur ini melakukan judicial review terkait Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.Syarif mempertanyakan, mengapa Basuki atau akrab disapa Ahok selalu berburuk sangka terhadap legislatif."Kok bawa-bawa DPRD lagi sih? judicial review kok alasannya takut enggak bisa lawan oknum DPRD? Saya tidak habis pikir kenapa Ahok terus menerus menebar sikap was-was dan buruk sangka ke DPRD," katanya di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (4/8).Untuk diketahui, Ahok memutuskan tidak cuti selama masa kampanye untuk melakukan pengawasan terhadap rancangan APBD DKI 2017. Sebab dia khawatir ada oknum DPRD DKI akan memasukkan anggaran siluman.Menurut Syarif, penyusunan APBD DKI 2017 berada di eksekutif, sedangkan legislatif hanya mengesahkan. Terlebih pembahasan APBD juga dilakukan secara terbuka.Sehingga seharusnya tidak ada alasan Ahok yang bisa menjaga APBD. Ahok tidak perlu takut ada anggaran siluman yang masuk ke APBD. Bahkan, politisi Gerindra ini menganggap, Ahok hanya melakukan pencitraan."Alasan Ahok karena takut DPRD bikin anggaran siluman lagi lagi menunjukkan sikap halusinasi Ahok ingin menjadi superman dengan mengeksploitasi isu ini sebagai alat pencitraan," tutup Syarif.

Rekomendasi