Ahok tegaskan relokasi hanya untuk warga yang tinggal di zona bahaya

Ahok memastikan akan meneruskan program normalisasi sungai di Bukit Duri.

Fikri Faqih
Oleh Fikri Faqih - Reporter
Ahok tegaskan relokasi hanya untuk warga yang tinggal di zona bahaya
Ahok tinjau normalisasi Kali Ciliwung. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menegaskan normalisasi sungai Ciliwung kawasan Bukit Duri, Jakarta Selatan, masih terus dilakukan. Karena normalisasi sungai menjadi satu-satunya pilihan untuk mengatasi banjir yang terus menghantui ibu kota.Meski demikian, Basuki atau akrab disapa Ahok menyatakan tidak semua warga Bukit Duri akan imbas pembongkaran dan relokasi. Hanya rumah dalam zona berbahaya saja yang dipindahkan."Enggak dong. Sama kaya Kampung Pulo, Kampung Pulo saya bongkar semua enggak? Masih bagus tuh Kampung Pulo. Yang saya bongkar kan yang di dalam sungai sama di inspeksi, memang dari dulu kan tanah itu didudukin. Nah tapi kan seolah-olah mau bongkar semua, enggak, bukan itu," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (3/8).Dia menambahkan, sampai saat ini masih banyak warga bantaran yang menyangkal keputusannya untuk melakukan relokasi warga. Padahal melakukan normalisasi sungai Ciliwung di Bukit Duri akan berdampak menurunnya kemungkinan banjir Jakarta."Sekarang saya tanya, bisa enggak ngatasi banjir Ciliwung kalau tanpa normalisasi sungai ciliwung? Enggak bisa kan? Nah terus yang kita normalisasi ini yang kita bongkar siapa? Orang yang dulu mengokupasi sebagian daerah aliran Sungai Ciliwung sebetulnya," tutup Ahok.

Rekomendasi