Ahok mau deklarasi, Djarot tegaskan PDIP masih buka peluang

Namun PDIP lebih mengutamakan kader internal.

Fikri Faqih
Oleh Fikri Faqih - Reporter
Ahok mau deklarasi, Djarot tegaskan PDIP masih buka peluang
Djarot Saiful Hidayat. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Calon petahana, Basuki Tjahaja Purnama, dikabarkan akan deklarasi jalur yang akan dipilihnya pada Pilgub DKI Jakarta apakah lewat independen atau partai. Deklarasi itu disebut-sebut akan dihadiri relawan Teman Ahok juga tiga partai pendukungnya, Partai NasDem, Hanura dan Golkar.Wakil gubernur DKI Jakarta yang juga ketua DPP bidang organisasi PDIP, Djarot Saiful Hidayat, mengaku sudah mendengar kabar tersebut."Saya dengar begitu," kata Djarot kepada wartawan di Balai Kota Jakarta, Selasa (26/7).Djarot mengatakan, sebenarnya, sampai saat ini PDIP masih membuka peluang untuk Ahok. Namun mereka lebih mengutamakan kader internal."Nama-nama udah semua. Paling lambat Agustus nama, maunya dari kader internal," tegasnya. Mantan wali kota Blitar itu tak ingin bicara banyak soal isu yang menyebut PDIP ingin Djarot kembali berpasangan dengan Ahok. Hanya saja, dia menegaskan, apapun keputusannya selama atas instruksi partai akan dipatuhi,"Kalau itu keputusan partai. Mekanisme partai. Kalau saya dalam posisi menerima penugasan. Harus ngikutin. Entah cagub cawagub. Tapi itu belum tentu, yang pasti komunikasi terbuka terus," jelasnya.Sejauh ini, katanya, partainya juga belum berkomunikasi dengan tiga parpol pendukung Ahok. Sebagai partai pemenang pemilu dan memiliki kursi terbanyak di parlemen, tegas Djarot, PDIP justru berada di barisan terdepan."PDIP bisa mengusung sendiri, berarti kami ujung tombak terdepan pemenangan. Kalau didukung beberapa partai ya terima kasih. Termasuk relawan, kan banyak yang sudah mulai. Bukan hanya tiga partai itu loh. PAN, PKB, kalau mau ikut silakan. Yang penting untuk kepentingan rakyat DKI," pungkasnya.

Rekomendasi