Sea World ditutup, pembeli tiket merasa tertipu manajemen Ancol

"Masuk Ancol enggak gratis, bayar Rp 170 ribu. Apalagi di depan pintu masuk Ancol tak ada pengumuman," kata Priyadi.

Dharmawan Sutanto
Oleh Dharmawan Sutanto - Reporter
Sea World ditutup, pembeli tiket merasa tertipu manajemen Ancol
Sea World Ancol tutup. ©2014 Merdeka.com

Yusac Wisnu Prabu gagal memberikan hadiah ulang tahun kepada Riu (1), anaknya. Niat mengajak ke Sea World, Ancol, Jakarta Utara, sia-sia karena wahana itu ditutup oleh manajemen Ancol, PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk."Saya kaget sampai sini kok enggak boleh masuk, padahal saya pengin nyenengin anak yang ulang tahun hari ini," kata Yusac kepada wartawan ketika ditemui di lokasi, Rabu (1/10).Yusac yang juga mengajak saudaranya, Priyadi kecewa kepada pihak manajemen karena tak ada pemberitahuan ketika dirinya membeli tiket via online. "Saya beli 6 tiket lewat online, tapi tertahan di luar pagar," keluhnya.Sementara itu, Priyadi mengaku merasa tertipu dengan adanya penjualan online. Menurutnya, apabila memang ditutup seharusnya pihak PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk memberikan pengumuman yang jelas."Kalau emang ditutup seharusnya jangan jual tiket di online dong, saya sama keluarga kan masuk Ancol enggak gratis, bayar Rp 170 ribu. Apalagi di depan pintu masuk Ancol juga gak ada pengumuman kalau Sea World ditutup," sesalnya.

Dari pantauan merdeka.com di lokasi, terlihat ada sekitar 5 orang petugas keamanan yang berjaga di depan pintu masuk Sea World yang dipagari besi sekitar 2 meter.Selain itu, terlihat pula sebuah spanduk pengumuman berukuran 2x1 meter bertuliskan 'Bahwa terhitung sejak diterbitkan surat pemberitahuan ini, sarana rekreasi dan fasilitas-fasilitas yang ada pada undersea world tertutup sementara untuk umum'. Adapun pengumuman pemberitahuan tersebut atas nama PT. Pembangunan Jaya Ancol, Tbk.

Rekomendasi