Jakarta banjir lagi, Jokowi salahkan DPRD lambat ketuk APBD

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2014 itu sebesar Rp 72,7 triliun.

Saugy Riyandi
Oleh Saugy Riyandi - Reporter
Jakarta banjir lagi, Jokowi salahkan DPRD lambat ketuk APBD
Banjir Kedoya. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengaku terhambatnya penanganan banjir karena lambannya pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2014 sebesar Rp 72,7 triliun. Seperti diketahui, hingga saat ini DPRD belum juga merampungkan pengesahan RAPBD 2014."Ya jelas (terganggu). Kan APBD belum rampung. Tapi minggu ini dirampungkan," ujar dia di Balai Kota, Jakarta Pusat, Minggu (13/01).Selain penanganan banjir, lanjut dia, banyak proyek yang molor termasuk pembayaran gaji pegawai di lingkungan Pemprov DKI Jakarta."Ya, molor semuanya dong. Rencananya kita gunakan untuk gaji juga. Kira-kira Rp 72 triliun lah. Kan belum rampung," kata dia.Seperti diketahui, hingga saat ini DPRD masih belum mengesahkan RAPBD 2014 yang diajukan Jokowi beberapa waktu lalu. Padahal, menurut UU 32 tahun 2004 tentang pemerintah daerah mengatur batas akhir disahkannya RAPBD menjadi APBD pada satu bulan sebelum akhir tahun atau 30 November.

Rekomendasi