Mengaku Kapolres Jakpus, peras bos PT Neolite

PT Neolite dua hari lalu kehilangan mobil dan uang puluhan juta.

Eko Prasetya
Oleh Eko Prasetya - Reporter
Mengaku Kapolres Jakpus, peras bos PT Neolite
pencurian. merdeka.com/shutterstock

Pascaterjadinya perampokan gaji karyawan PT Neolite sebesar Rp 149 juta, Rabu (30/5), pihak perusahaan ditelepon seseorang yang mengaku Kapolres Jakarta Pusat, AR. Yoyol. Pelaku yang mengaku Kapolres itu menggunakan nomor 08534269227. "Pertama ada orang telepon mengaku Kapolres AR Yoyol dan  bilang 'Pak ini barang sudah ketemu di Bekasi dan butuh biaya operasional untuk anggota Rp 10 juta, ini mau di bawa ke kantor apa transfer saja'," kata Direktur Marketing PT Neolite, Adi Iskandar saat dihubungi merdeka.com, Jumat (1/6).Mendapat telepon, Adi menolak mengirim uang. Dia menyarankan agar mobilnya ditaruh Polres."Jangan bawa uang tunai nanti dicurigai banyak wartawan jadi transfer aja nanti saya sms nomor rekeningnya," terang Adi menirukan. Tidak lama kemudian, Adi mendapatkan SMS yang isinya 'kirim ke sini saja Bank Mandiri no. 1200007775153'."Nah saya curiga tuh tidak lama orangnya telepon lagi bilang saya suruh ke ruangan pusat 1 (Kapolres Jakpus) saja biar kelihatan staf Kapolres, tetapi saya bohong bilang ini lagi sama wakapolres eh ditutup telponnya," jelas dia.Sementara itu, terkait masalah ini Kapolres Jakarta Pusat AR Yoyol hingga saat ini belum bisa dikonfirmasi terkait masalah ini.

Rekomendasi