Dua petugas PPSU Kelurahan Pejaten Timur, Jakarta Selatan, terluka setelah gerobak motor ditumpangi dihantam mobil dikendarai sopir berinisial B di Jalan Tanjung Barat, Senin (11/8). Salah satu 'pasukan oranye' bernama Ibrahim bahkan harus dirawat intensif di Rumah Sakit Tarakan akibat luka parah atas insiden tersebut.
Dalam foto diterima merdeka.com, kepala hingga badan korban berlumuran darah akibat kecelakaan tersebut. Sambil tidur dipangkuan temannya di atas mobil kap terbuka, Ibrahim terlihat memegangi tangan bagian kirinya.
"Saat ini posisi korban Ibrahim di rujuk ke RS Tarakan guna operasi," kata Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela saat dihubungi merdeka.com, Selasa (12/8).
Akibat kecelakaan itu, jari manis tangan kanan korban harus diamputasi. Tak hanya itu, korban juga mengalami luka lain di tubuh.
"Betul, luka ditangani sekarang di RS Tarakan," ujar dia.
Berdasarkan foto terbaru kondisi korban di rumah sakit, bagian kepala Ibrahim terlihat seperti diperban. Korban memakai alat bantu pernapasan serta tangan sebelah kirinya yang diperban dan juga diberi penyanggah pada bagian kiri kanan.
Hasil pemeriksaan, korban mengalami luka robek di kepala, cedera remuk pada tulang lengan kiri disertai fraktur terbuka/patah tulang terbuka. Lalu cedera pembuluh darah dan amputasi jari manis tangan kanan pada ruas tengah.
Advertisement
Kronologi Kecelakaan
Sebelumnya, dua petugas PPSU Kelurahan Pejaten Timur, Jakarta Selatan, terluka setelah gerobak motor ditumpangi dihantam mobil di Jalan Tanjung Barat, Senin (11/8). Satu 'pasukan oranye' di antaranya bahkan harus dirawat intensif di Rumah Sakit Tarakan akibat luka parah akibat diserempet mobil tersebut.
Lurah Pejaten Timur, Rocky Tarigan menjelaskan, insiden kecelakaan itu terjadi pada pukul 10:00 WIB. Semula, korban yang merupakan petugas PPSU bernama Ibrahim dan Lucky, hendak mengisi bahan bakar di SPBU Lenteng Agung. Di tengah jalan, bensin kendaraan dinas operasional (KDO) mereka habis.
"Jadi mereka berhentilah untuk pengisian dari jerigen cadangan," kata Rocky kepada wartawan, Senin (11/8).
Saat proses pengisian BBM, tiba-tiba sebuah mobil menyerempet dari arah samping. "Mobil ke kiri langsung nabrak samping," ucap Rocky.
Insiden itu membuat gerobak motor ikut terseret hingga menabrak pohon. Lucky terpental, sementara Ibrahim terjepit di antara gerobak dan pohon.
"Rekan kita yang PPSU ini satu terpelanting satu lagi nempel di pohon. Akhirnya tangannya robek karena kejepit," ucap dia.