Ini Deretan Prestasi yang Dibanggakan Anies Baswedan 2 Tahun Jadi Gubernur DKI

Rabu, 16 Oktober 2019 11:33 Reporter : Syifa Hanifah
Ini Deretan Prestasi yang Dibanggakan Anies Baswedan 2 Tahun Jadi Gubernur DKI Anies Baswedan luncurkan program dp rumah 0 rupiah. ©2018 Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Hari ini, Rabu (16/10), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tepat dua tahun memimpin Ibu Kota. Selama dua tahun menjabat, Anies banyak membawa perubahan untuk wajah Jakarta.

Anies Baswedan mengatakan selama dua tahun ini telah menggalang kolaborasi dengan berbagai unsur masyarakat. Dari masalah integrasi transportasi hingga penataan kampung semuanya dikerjakan bersama.⁣

Berikut ini keberhasilan Anies Baswedan selama dua tahun menjabat yang dikutip dari situs Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentar atau PPID DKI Jakarta:

1 dari 8 halaman

Menghadirkan Pangan Murah

Pemprov DKI Jakarta terus mendorong adanya pangan murah untuk seluruh warganya. Salah satunya dengan mensubsidi pangan murah, khusus bagi pemegang kartu bantuan sosial DKI hanya membayar sebesar Rp126.000. Untuk program ini, distribusinya juga telah diperluas di beberapa lokasi, seperti toko perkulakan, pasar, RPTRA (sesuai jadwal) dan rusun (sesuai jadwal).

Adapun produk pangan yang disubsidi berupa:
1. Beras Rp30.000/5kg
2. Daging sapi Rp35.000/kg
3. Telur ayam Rp10.000/tray
4. Daging ayam Rp8.000/ekor
5. Ikan kembung Rp13.000/kg
6. Susu Rp30.000/karton ( isi 24 pak @200 ml )

2 dari 8 halaman

Memperkenalkan 5 Kartu Kesejahteraan

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta memperkenalkan lima jenis Kartu Kesejahteraan dalam dua tahun terakhir. Berdasarkan situs ppid.jakarta.go.id, enam kartu kesejahteraan pertama adalah Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus yang memberikan dana pendidikan sebesar Rp250.000–Rp450.000 per bulan, sesuai jenjang pendidikan. Progam ini telah diterima oleh 860.397 siswa di tahun 2019.

Kedua, adalah Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) yang memberi dana pendidikan bagi mahasiswa sebesar Rp9 juta/semester. Para penerima kartu ini terdiri dari 5.061 mahasiswa di 90 PTN. Ketiga adalah Kartu Pekerja Jakarta (KPJ) yang memberikan manfaat untuk naik bus Transjakarta gratis, mendapat pangan bersubsidi, jadi peserta JakGrosir, dan anak pemilik KPJ otomatis memperoleh KJP Plus.

Adapun penerima kartu ini per tahun 2019 adalah 17.934 pekerja. Keempat adalah Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ) yang memberikan manfaat finansial sebesar Rp300.000/bulan dan telah diterima oleh 7.137 orang. Kelima adalah Kartu Lansia Jakarta (KLJ) yang memberikan manfaat finansial sebesar Rp600.000/bulan dan telah diterima oleh 40.419 lansia per tahun 2019.

3 dari 8 halaman

Penataan Trotoar

Selanjutnya, selama dua tahun Anies Baswedan berhasil menata trotoar. Pemprov DKI Jakarta sudah merevitalisasi trotoar sepanjang 134 kilometer. Angka ini akan bertambah karena di tahun 2020, Pemprov sudah menargetkan penambahan revitalisasi trotoar sepanjang 47 kilometer.

Penataan trotoar juga akan dilengkapi berbagai fasilitas, yakni bidang miring dan ubin pemandu, lift untuk ibu hamil, lansia dan penyandang disabilitas, fasilitas keamanan berupa CCTV dan satpol PP, hingga pelican crossing. Trotoar ini juga terintegrasi dengan bus Transjakarta, MRT serta LRT. Sementara itu koridor Sudirman–Thamrin sudah dilengkapi way finding.

4 dari 8 halaman

Penataan di Bidang Transportasi

Di bidang transportasi, Pemprov DKI Jakarta dengan serius melakukan penyempurnaan atas integrasi antarmoda. Hal ini salah satunya dilakukan dengan peningkatan jumlah rute Transjakarta, dari 109 di tahun 2017 bertambah jadi 220 rute di tahun 2019. Jumlah armada juga bertambah dari 2.380 di tahun 2017, menjadi 3.548 armada di tahun 2019.

Selain itu, moda transportasi di Jakarta juga menjadi semakin terintegrasi melalui program Jak Lingko, yang tersambung dengan dengan MRT dan LRT. Selama uji publik 11 Juni–13 Oktober 2019, LRT telah melayani 798.000 penumpang.

Dengan langkah penyempurnaan ini, penggunaan transportasi umum meningkat pesat, di mana dalam dua tahun terakhir, jumlah penumpang Transjakarta naik hampir dua kali lipat ke kisaran 640.000 orang per hari. Sebagai perbandingan, sejak program ini dimulai pada tahun 2004 hingga tahun 2017 jumlah rata-rata penumpang harian hanya ada di kisaran 300.000 penumpang per hari.

Fasilitas trotoar dan integrasi transportasi, semakin lengkap dengan keberadaan taman kota. Pemprov DKI telah mencanangkan program 60 Taman Maju Bersama (TMB) sejak tahun 2017 sampai tahun 2019, dengan target 200 Taman Maju Bersama hingga tahun 2022. Adapun prinsip dari TMB ini adalah kolaboratif, ramah anak dan multifungsi. Taman-taman yang tersebar di berbagai daerah di Jakarta ini juga menyediakan berbagai macam fasilitas, seperti lapangan olahraga, lapangan multifungsi, gedung serbaguna, gazebo, zona Apotik hidup, area senam hingga jogging track.

5 dari 8 halaman

Menghadirkan Rumah Murah Layak Huni

Selanjutnya, Anies Baswedan juga menghadirkan rumah murah layak huni untuk warga Jakarta. Dalam hal pengadaan rumah layak dan terjangkau, pada tahun 2019 rumah DP 0 Rupiah di Nuansa Pondok Kelapa selesai dibangun dengan jumlah sebanyak 780 unit. Dengan kisaran harga cicilan 1.1–2.2 juta rupiah per bulan selama 20 tahun, warga sudah bisa mendapatkan rumah untuk tipe studio, 1 kamar maupun 2 kamar.

Fasilitas yang tersedia di Rumah DP 0 Rupiah ini juga terbilang lengkap, terdiri dari lift, taman, ruang ibadah, ruang terbuka, parkir penghuni dan layanan bus Transjakarta. Seiring dengan tingginya antusiasme warga, maka rencana lokasi hunian layak selanjutnya akan berada di daerah Cilangkap Jakarta Timur.

Selanjutnya pemerataan dan revitalisasi fasilitas, juga menjangkau wilayah kampung, lewat program Pengaspalan Jalan Kampung. Ada beberapa pengaspalan yang dilakukan di banyak kampung yang dilengkapi dengan penambahan titik penerangan jalan umum (PJU) dengan tujuan untuk meningkatkan kelayakan infrastruktur di kampung-kampung Jakarta.

6 dari 8 halaman

Program Menyediakan Makanan Bergizi untuk Anak

Anak-anak tidak luput dari perhatian Pemprov DKI Jakarta. Untuk meningkatkan gizi anak-anak, Pemprov DKI Jakarta memiliki program Penyediaan Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMTAS) yang diluncurkan pada tahun 2018, dengan jumlah jangkauan 144.223 anak di 456 sekolah di seluruh Jakarta. Adapun harga paket makanan senilai Rp10.890 per anak, dan diberikan setiap hari di sekolah.

Ada 29 varian menu yang disediakan oleh program PMTAS ini, di antaranya adalah roti, susu UHT, onde-onde, bubur kacang hijau, puding buah, buah-buahan, martabak telur dan omelet telur daging. Pemprov DKI Jakarta berkolaborasi dengan komite sekolah dan memberdayakan pedagang setempat untuk menjadi penyedia paket makanan tambahan anak sekolah. Adapun anggaran untuk PMTAS di tahun 2019 adalah senilai Rp324 miliar.

Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk memperhatikan kesejahteraan seluruh warganya, termasuk guru pendidikan usia dini (PAUD). Karena itu, Pemprov DKI kemudian menyalurkan Dana Hibah Guru PAUD yang disalurkan melalui Himpunan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi). Sampai bulan September 2019, sudah 5.702 guru yang menerima dana hibah dengan besaran Rp500 ribu per orang per bulan. Pemprov DKI Jakarta juga telah menganggarkan Rp40,3 miliar di APBD-Perubahan.

7 dari 8 halaman

Membebaskan PBB untuk Guru dan Pesiunan ASN

Dalam hal Penggratisan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Pemprov DKI Jakarta memiliki program untuk membebaskan pajak bumi dan bangunan (PBB) bagi guru, pensiunan ASN, pensiunan TNI/Polri, pahlawan kemerdekaan dan mantan Presiden/Wakil Presiden.

Pada bulan September 2019 sudah ada 19.929 objek pajak yang digratiskan PBB-nya dengan nilai Rp180,4 miliar. Adapun program pembebasan PBB untuk guru, pensiunan PNS dan purnawirawan TNI/Polri ini berlaku sampai 2 generasi di bawahnya, sedangkan untuk pahlawan serta penerima bintang tanda jasa dari Presiden, berlaku hingga 3 generasi di bawahnya.

8 dari 8 halaman

Berhasil Mendapat Penghargaan

Selama dua tahun menjabat, Anies Baswedan berhasil memboyong berbagai penghargaan di antaranya adalah penghargaan Kota Layak Anak (KemenPPPA), Reksa Bahasa (Kemendikbud), Indeks Prestasi Pembangunan Ketenagakerjaan (INTEGRA–Kemenakertrans), untuk pertama kali berhasil mendapat Opini Wajar Tanpa Perkecualian 2 tahun berturut-turut dari BPK.

Provinsi dengan Cakupan Jaminan Kesehatan bagi Warga di atas 95 persen (Universal Health Care) dari BPJS Kesehatan, Pemda dengan Sistem Pengendalian Gratifikasi Terbaik dari KPK, Provinsi dengan Indeks Demokrasi Terbaik dari BPS, Investment Award 2018 (BAPPENAS), PTSP Provinsi Terbaik Ketiga se-Indonesia–(BKPM), Geo Innovation Award (ESRI).

Pelopor Provinsi Layak Anak 2019 (KemenPPPA), empat Penghargaan dalam Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan (Kemenakertrans), Pemda Peduli Anak (KPAI), TPID Terbaik Tingkat Provinsi se-Jawa Bali (Bank Indonesia), Anugerah Badan Pengawas Tenaga Nuklir ( BAPETEN ) 2019, Penghargaan Golden Award (SIWO PWI), Peningkatan kualitas layanan anak usia dini (NGO International Save the Children Indonesia) dan Merit Award Best Planning of the Year dari Singapore Institute of Planners. [dan]

Baca juga:
Dalam 2 Tahun, Pemprov DKI Sudah Bangun 37 Taman Maju Bersama
Lihat Kondisi Ekonomi, Anies Kaji Penerimaan Pajak dan KUA PPAS 2020
Gubernur Anies Klaim 40 Persen Pembangunan Jakarta Tercapai
PSI Soroti Minimnya Transparansi Anggaran Pemerintahan Anies

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini