Disbud dan Satpol PP DKI Rembukan Cari Solusi Pengamen Ondel-Ondel

Kamis, 13 Februari 2020 21:04 Reporter : Yunita Amalia
Disbud dan Satpol PP DKI Rembukan Cari Solusi Pengamen Ondel-Ondel Pengamen Ondel-Ondel. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta akan membahas permasalahan pengamen ondel-ondel bersama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Salah satu poin yang akan disinggung mengenai ketertiban ondel-ondel.

Sebab, menurut Kepala Dinas Kebudayaan Iwan H Wardhana ondel-ondel yang dijadikan wadah untuk mengamen tidak melestarikan budaya Betawi.

"Ondel-ondel itu jelas kalau dibuat untuk mengamen atau mengemis, itu menyakitkan hati, melukai orang yang memiliki etnis kebetawian. Ini akan dibahas ke Satpol PP hari ini," kata Iwan di Balai Kota, Kamis (13/2).

Ia mengatakan pihaknya berkewajiban memfasilitasi para seniman untuk mengekspresikan kesenian mereka tanpa mengganggu ketertiban umum.

"Saya mementingkan ke seniman ke pengrajin untuk pembinaan fasilitasi serangkaian kegiatan, supaya seniman itu punya tempat untuk ekspresi," tukasnya.

Sebelumnya Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Iman Satria menyatakan pihaknya akan merevisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pelestarian Kebudayaan Betawi. Dia menyebut ondel-ondel merupakan salah satu ikon dari Jakarta.

"Ondel-ondel itu harus dijadikan ikon. Enggak boleh dijadikan untuk pengamen di jalan," kata Iman saat dihubungi, Selasa (11/2).

Dia menyatakan larangan itu harusnya diatur sehingga dapat memberikan sanksi tegas kepada masyarakat yang melanggar. Rencana itu sudah disampaikan kepada Dinas Kebudayaan DKI.

"Jangan dipakai untuk pengamen. Kalau masuk pasal kan pelanggaran kalau ada yang melakukan hal itu," ucapnya.

Kendati begitu, dia menginginkan agar para pengamen tidak menggunakan ondel-ondel untuk mengamen. "Kalau sekarang baru bisa imbauan, belum bisa disebut pelanggaran karena belum ada aturannya," jelasnya. [eko]

Topik berita Terkait:
  1. Betawi
  2. Kesenian
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini