Catat! Ini Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Glodok-Kota Tua Akibat Proyek MRT Jakarta Fase 2A Dimulai Besok

Para pengguna jalan diimbau untuk waspada selama pengerjaan proyek berlangsung.

Winda Nelfira
Oleh Winda Nelfira - Reporter
Catat! Ini Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Glodok-Kota Tua Akibat Proyek MRT Jakarta Fase 2A Dimulai Besok
Catat! Ini Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Glodok-Kota Tua Akibat Proyek MRT Jakarta Fase 2A Dimulai Besok (Merdeka.com)

PT MRT Jakarta akan melakukan rekayasa lalu lintas di kawasan proyek MRT Jakarta Fase 2A, khususnya di Stasiun Glodok dan Stasiun Kota yang akan dimulai pada 21 Agustus 2025 hingga 12 Maret 2026.

Proses konstruksi proyek MRT Jakarta Fase 2A mencakup pembangunan stasiun bawah tanah dan terowongan sepanjang 690 meter dengan total panjang jalur sekitar 1,4 kilometer, dari Mangga Besar hingga Kota Tua.

“Rekayasa lalu lintas ini merupakan tahapan penting untuk mendukung kelancaran pekerjaan konstruksi, khususnya di dua stasiun bawah tanah yang berada di kawasan padat aktivitas," kata Plt Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta, Ahmad Pratomo, dalam keterangan tertulis, Rabu (20/8).

Oleh sebab itu, para pengguna jalan diimbau untuk waspada selama pengerjaan proyek berlangsung. Ahmad menegaskan, pihaknya memasang rambu, marka jalan, dan lampu penerangan, serta menempatkan petugas di lapangan.

“Kami juga memohon pengertian masyarakat agar mematuhi rambu dan arahan petugas demi kelancaran bersama,” ucap Ahmad.

Selain itu, PT MRT Jakarta berharap masyarakat mendukung kelancaran proyek ini yang menjadi bagian dari pengembangan transportasi publik di Jakarta.

“Proyek Fase 2A akan meningkatkan konektivitas kawasan Kota Tua dan menjadi solusi transportasi yang ramah lingkungan bagi warga Jakarta,” kata dia.

21 Agustus 2025 - 20 September 2025

- Lokasi pekerjaan berada di Jalan Hayam Wuruk, mencakup pekerjaan arsitektur dan MEP stasiun, pembangunan pintu masuk (entrance), Cooling Tower, dan Ventilation Tower (CT-VT) sisi tengah, serta persiapan entrance sisi timur.

- Pengaturan lalu lintas arah selatan (Mangga Besar)-utara (Kota Tua) dialihkan ke Jalan Gajah Mada dengan 3 lajur reguler dan 1 lajur mixed traffic bersama TransJakarta.

Sedangkan arah utara-selatan juga melalui Jalan Gajah Mada dengan 2 lajur reguler dan 1 lajur mixed traffic. Lalu, di sisi timur Jalan Hayam Wuruk tetap difungsikan sebagai akses untuk penghuni dan pengunjung bangunan.

21 September 2025 -12 Maret 2026

- Pekerjaan dilanjutkan dengan penambahan entrance sisi timur, sementara pengaturan lalu lintas tetap sama dengan tahap sebelumnya.

Dan untuk Stasiun Kota, rekayasa lalu lintas juga terbagi dalam dua tahap sebagai berikut:

21 Agustus - 15 November 2025

- Lokasi pekerjaan berada di sisi barat Jalan Pintu Besar Selatan dan selatan Plaza BEOS, meliputi pekerjaan struktur, arsitektur, MEP, Cooling Tower, Ventilation Tower, entrance sisi timur-utara, serta koridor penghubung ke kawasan Kota Tua.

- Lalu lintas Glodok-Kota Tua/Pesing melalui Jalan Pancoran dan Jalan Pintu Kecil. Sedangkan lalu lintas Kota/Mangga Dua-Glodok melalui Jalan Pinangsia dan Jalan Hayam Wuruk.

Lalu, Jalan Pintu Besar Selatan dikhususkan untuk TransJakarta, penghuni, dan konsumen toko, namun dapat dibuka untuk umum secara situasional.

Kemudian, jalur di dalam Jalan Pintu Besar Selatan dialihkan ke sisi timur (satu lajur ke selatan, satu lajur ke utara).

16 November 2025 - 15 Januari 2026

- Pekerjaan meluas ke sisi timur dan barat Jalan Pintu Besar Selatan dengan pola lalu lintas yang menyesuaikan lokasi pekerjaan.

Rekomendasi